Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

Kejahatan Jalanan Makin Nekat di Kawasan Ramai, Yogya Efektifkan Jam Malam

Pemerintah Kota Yogyakarta memetakan tempat rawan aksi kejahatan jalanan bersama kepolisian setempat.

10 Februari 2023 | 01.19 WIB

Aksi kekerasan dengan benda tajam di Titik Nol Km Yogyakarta pada Selasa (7/2) dini hari yang viral. Dok. Istimewa
Perbesar
Aksi kekerasan dengan benda tajam di Titik Nol Km Yogyakarta pada Selasa (7/2) dini hari yang viral. Dok. Istimewa

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Yogyakarta -: Viralnya peristiwa kejahatan jalanan dengan senjata tajam di kawasan ramai Titik Nol Kilometer Yogya awal pekan ini membuat Pemerintah Kota Yogyakarta mengambil langkah antisipatif. Kejahatan berupa pengeroyokan dengan celurit di Titik Nol Kilometer itu amat nekat. Selain selalu ramai orang dan wisatawan nyaris non-stop, Titik Nol itu juga sangat dekat area Keraton, Istana Negara, serta markas polisi dan TNI.

Aktifkan Jam Malam, Target Anak-anak

"Kami sudah memiliki regulasi, dan sejak kemarin (Rabu) kami telah aktifkan kembali soal pengawasan jam malam, terutama untuk anak," kata Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sumadi, Kamis, 9 Februari 2023.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sumadi menuturkan, regulasi jam malam yang dimaksud yakni Peraturan Wali Kota Yogyakarta nomor 49 Tahun 2022. Dalam beleid itu diatur, soal pelarangan kegiatan bagi anak usia di bawah 18 tahun keluar rumah atau nongkrong tanpa alasan jelas pada jam yang diatur yakni mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Untuk mengefektifkan jam malam ini kami melibatkan penegak hukum dari kepolisian dan TNI," kata dia. 

Pemetaan Tempat Rawan Aksi Kejahatan Jalanan

Sumadi menambahkan, soal peristiwa Titik Nol Kilometer yang membuat Yogyakarta viral di media sosial sepanjang Rabu, 8 Februari, pihaknya telah memetakan  tempat-tempat rawan aksi kejahatan jalanan bersama kepolisian setempat. Pemetaan terutama difokuskan pada titik titik tongkrongan remaja.

"Titik tongkrongan yang rawan secara berkala akan kami monitor di jam-jam tertentu, dan jika ada (tongkrongan di luar jam larangan) akan kami datangi dan minta bubar," kata Sumadi. Ia berharap kebijakan pengawasan jam malam Kota Yogyakarta itu juga didukung kebijakan serupa kabupaten lain di DI Yogyakarta karena kejahatan jalanan tak mengenal wilayah.

Kepala Seksi Humas Polresta Jogja Ajun Komisaris Polisi Timbul Sasana Raharja menuturkan pengejaran pada sedikitnya enam pelaku yang diduga kuat terlibat dalam aksi kekerasan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta itu masih dilakukan hingga Kamis ini. "Kami telah mengidentifikasi para pelaku penganiayaan itu, korban juga sudah melaporkan peristiwa itu pada Rabu malam," kata Timbul.

Dari informasi korban, saksi, dan CCTV sekitar lokasi, aksi penganiayaan atau pengeroyokan dengan senjata tajam itu dipicu karena sepeda motor pelaku bersenggolan dengan korban saat di jalan kemudian terjadi cekcok yang berlanjut pengeroyokan dengan senjata tajam. Timbul mengatakan, pasca peristiwa itu, pengawasan di area Titik Nol Kilometer masih tetap normal. Namun kepolisian meningkatkan patroli untuk antisipasi terjadinya kasus serupa. 

PRIBADI WICAKSONO

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Istiqomatul Hayati

Istiqomatul Hayati

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus