Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

Pakar Ungkap Manfaat Semanggi Air buat Kualitas Sperma

Daun semanggi air diklaim mampu memperbaiki kualitas sperma lewat perannya sebagai antioksidan maupun antiinflamasi.

24 Juni 2023 | 21.44 WIB

ANTARA/Eric Ireng
Perbesar
ANTARA/Eric Ireng

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Mungkin belum banyak yang tahu daun semanggi air mampu memperbaiki kualitas sperma lewat perannya sebagai antioksidan maupun antiinflamasi. Temuan itu diungkapkan oleh pakar biologi reproduksi molekuler Universitas Brawijaya (UB), Prof. Dr. Sri Rahayu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Keunggulan tanaman semanggi air karena tidak ada eugenol yang bersifat toksik pada spermatozoa," kata Sri.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Selama ini, masyarakat percaya daun kemangi yang bisa meningkatkan kualitas sperma. Namun, berdasarkan penelitian yang ia lakukan pada dosis tertentu, kemangi dapat menurunkan kualitas sperma. Ia melakukan penelitian dengan judul "Potensi Daun Semanggi Air Sebagai Medical Plant for Improving Sperm Quality (MPISQ): Suatu Kajian Laboratorium".

Berdasarkan hasil penelitian yang ia lakukan, kemangi dapat meningkatkan parameter yang berkaitan dengan kualitas sperma, antara lain motilitas sperma (65 persen). Namun, pada dosis 200 mg/kg BB, kemangi menurunkan motilitas sperma. Motilitas sperma adalah kemampuan sel sperma dalam air mani untuk bergerak dan berenang mencapai sel telur.

Sedangkan tanaman semanggi air yang sering digunakan masyarakat Indonesia untuk sayuran pecel memiliki potensi untuk digunakan sebagai MPISQ karena setelah dicoba ke hewan percobaan di laboratorium, semanggi air bisa meningkatkan kualitas sperma melalui perannya sebagai antioksidan maupun antiinflamasi.

Tidak bersifat toksik
Tanaman lokal Indonesia yang banyak tumbuh di daerah rawa ini berdasarkan hasil analisis fitokimia, mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan, antara lain kuersetin, asam galat, Beta-karoten, genistein, apigenin, daidzein, dan naringenin. Berbeda dengan kemangi, semanggi air tidak bersifat toksik pada spermatozoa sehingga dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas sperma. 

Selain itu, tanaman semanggi air ini juga tidak bersifat toksik pada hati dan ginjal. Namun, kelemahan penggunaan tanaman semanggi air sebagai MPISQ adalah belum terdapatnya kajian terhadap fungsi sel Leydig sebagai penghasil utama hormon-hormon reproduksi, yang berperan di dalam libido hewan percobaan.

"Oleh karena itu, saya berharap ada penelitian lanjutan yang menganalisis pengaruh tanaman semanggi air sebagai MPISQ terhadap kadar hormon reproduksi, analisa kualitas sperma melalui pendekatan DNA dan protein, dan fungsi sel Leydig," tegasnya.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus