Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta – Kaftan biasanya bermotif polos, bunga-bunga, hingga bertaburan batu-batuan warna-warni. Namun tahun ini, kaftan dengan motif batik khas Indonesia akan menjadi tren pada perayaan Lebaran tahun ini.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Sekarang itu yang banyak kaftan batik. Bunga-bunga atau polos sudah mulai jarang. Saya lihat juga ibu-ibu mulai banyak yang memakai kaftan batik,” kata perancang busana senior Rudy Chandra kepada Antaranews di Jakarta, Sabtu, 9 Juni 2018.
Baca juga:
Ngabuburit, Ada Program Streaming Video Promo 50 Persen
Imunoterapi Mulai Diminati, Senjata Baru untuk Melawan Kanker
Hari Lebaran Waktu yang Tepat Kenalkan Pacar? Ini Kata Ahli
Menurut pria yang juga Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini, motif batik kini dapat digunakan diberbagai acara, termasuk saat merayakan Idul Fitri.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Tidak untuk acara formal saja, untuk santai atau acara seperti bertemu keluarga juga bagus. Batik sekarang bisa digunakan kapan saja,” ucap Rudy.
Untuk menyempurnakan penampilan, Rudy mengatakan kaftan batik dapat dipadupadankan dengan hijab polos yang warnanya senada dengan motif batik itu sendiri.
“Bisa juga ditambahkan bros di bagian hijab, tapi tidak berlebihan, karena bajunya kan sudah ramai motif,” ujar Rudy.
Rudy menambahkan, hindari penggunaan hijab yang bermotif saat mengenakan kaftan batik, karena nuansanya akan semakin ramai.
“Tidak perlu juga aksesori yang berlebihan (pada busana dari kaftan itu). Bros sudah cukup digunakan di hijab,” katanya.