Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
TEMPO.CO, Jakarta - Kopi umumnya berwarna hitam karena terbuat dari biji kopi yang juga berwarna hitam akibat proses pemanggangan (roasting). Tapi selain hitam, ada juga kopi hijau atau green coffee dan cocok diminum saat sarapan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
Kopi hijau berasal dari biji kopi Arabika yang tidak melalui proses pemanggangan sehingga warnanya tetap hijau dan kandungan antioksidannya tetap terjaga. Konon, jenis kopi ini efektif sebagai penurun berat badan. Selain itu, juga dikatakan mampu melindungi jantung dan menurunkan risiko penyakit saraf hingga efek antipenuaan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini
Secara garis besar, kopi hijau memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti dijelaskan oleh ahli gizi Kavita Devgan dan Tripti Tandon, dilansir dari Hindustan Times.
#Tinggi antioksidan
Karena mentah dan tidak diproses, kopi hijau mengandung 100 persen asam klorogenik murni, yang berarti sangat tinggi kandungan antioksidannya. Kopi hijau dapat mengurangi efek berbahaya dari radikal bebas dalam tubuh dan juga tinggi kadar potasium serta rendah sodium, yang membantu menjaga tekanan darah.
#Bantu mengontrol gula darah
Kopi hijau membantu menurunkan peradangan dalam tubuh dan menurunkan kadar gula dalam aliran darah. Oleh karena itu, kopi hijau sangat membantu dalam mengatasi diabetes.
Ilustrasi pria minum kopi. webmd.com
#Detoks alami
Kopi hijau secara alami mendetoksifikasi tubuh dengan membersihkan hati dan membuang racun dan lemak yang tidak perlu serta meningkatkan metabolisme karena mengandung asam klorogenik.
#Mengurangi kadar LDL
Tingginya kadar Low-Density Lipoprotein (LDL), juga dikenal sebagai kolesterol jahat, dapat menyebabkan masalah jantung. Minum kopi hijau dapat membantu menjaga kadar LDL.
#Melembabkan kulit
Kopi hijau mengandung asam rahidat, asam linoleat, dan asam oleat, bersama dengan asam lemak yang penting dalam menjaga kulit terhidrasi dan lembab.