Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seleb

Suami Sherina Munaf Sangat Cinta Karya Pramoedya Ananta Toer

Berita penyanyi Sherina Munaf menikah dengan aktor Baskara Mahendra membuat netizen heboh. Yuk mengenal sedikit lebih dalam sosok Baskara.

3 November 2020 | 21.15 WIB

Sherina Munaf dan Baskara Mahendra Menikah/Instagram
Perbesar
Sherina Munaf dan Baskara Mahendra Menikah/Instagram

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Berita penyanyi Sherina Munaf menikah dengan aktor Baskara Mahendra membuat netizen heboh. Walaupun memang kedekatan mereka sudah sering terlihat di dunia maya, namun mungkin tidak banyak yang menyangka Sherina Munaf dan Baskara Mahendra akan melangsungkan akad nikah di tengah pandemi ini. Yuk mengenal sedikit lebih dalam sosok suami Sherina Munaf, Baskara Mahendra.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baskara ternyata jatuh cinta pada karya Pramoedya Ananta Toer. Ia melahap tetralogi Pulau Buru: Bumi Manusia, Rumah Kaca, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah; juga Gadis Panta; dan Bukan Pasar Malam.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Saking cintanya kepada karya sastrawan yang meraih Ramon Magsaysay Award for Journalism, Literature, and Creative Communication Arts pada 1995 tersebut, Baskara sempat ogah menonton film Bumi Manusia (2019) besutan Hanung Bramantyo yang diadaptasi dari novel berjudul sama ketika film itu baru dirilis. Ia khawatir cerita yang dilihatnya bakal berbeda dengan imajinasi yang telah ia bangun saat membaca novel tersebut. "Saya pembaca yang takut kecewa," kata Baskara, 27 tahun, Selasa, 26 November 2019 seperti dilansir Majalah Tempo.

Lola Amaria, sutradara film Lima dan Baskara Mahendra, salah satu pemeran utama.(Dok.KBRI Moskow)

Baskara baru mau melihat film hasil adaptasi dari novel, kalau ia tak memfavoritkan novel tersebut. Misalnya ia menonton seri film Twilight Saga: Twillight (2008), New Moon (2009), Eclipse (2010), Breaking Dawn part 1 (2011), dan Breaking Dawn part 2 (2012). Film tersebut diadaptasi dari karya novelis Amerika Serikat Stephenie Meyer.

Jika tahu novel yang menjadi basis cerita film adalah novel yang kuat, Baskara memilih menonton filmnya terlebih dahulu, baru kemudian membaca novelnya. Seperti film Sang Penari (2011) yang diadaptasi dari novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Itu pun, ia kecewa pada beberapa bagian film. “Di film desanya hijau, ternyata pas baca novelnya gersang banget,” ujar Aktor Pendukung Pilihan Tempo 2019 lewat perannya sebagai Jojo di film Bebas ini.

Nur Alfiyah

Bergabung dengan Tempo sejak Desember 2011. Kini menjadi redaktur untuk Desk Gaya Hidup dan Tokoh majalah Tempo. Lulusan terbaik Health and Nutrition Academy 2018 dan juara kompetisi jurnalistik Kementerian Kesehatan 2019. Alumnus Universitas Jenderal Soedirman.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus