Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Garuda Berhasil Pulih dari Krisis, Irfan Setiaputra Raih The Best CEO

Irfan Setiaputra, mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, raih The Best CEO 2024 berkat kepemimpinan inspiratif. Selain membawa maskapai ini melewati krisis, juga mampu menerapkan kebijakan ramah lingkungan di perusahaan.

18 November 2024 | 18.18 WIB

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Priode 2020-2024, Irfan Setiaputra meraih penghargaan Top CEO Indonesia Awards 2024, yang diselenggarakan oleh Tempo dan IDNFinancials di Hotel Pullman, Bandung, Jawa Barat, Jumat, 15 November 2024. TEMPO/Abdul Karim Ambari
Perbesar
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Priode 2020-2024, Irfan Setiaputra meraih penghargaan Top CEO Indonesia Awards 2024, yang diselenggarakan oleh Tempo dan IDNFinancials di Hotel Pullman, Bandung, Jawa Barat, Jumat, 15 November 2024. TEMPO/Abdul Karim Ambari

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

INFO BISNIS – Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra, dinobatkan sebagai The Best CEO dengan special mention: Inspirational Leadership of Aviation Industry. Apresiasi ini disematkan dalam ajang Top CEO Indonesia Awards 2024 yang digagas Tempo dan IDN Financials. Acara penghargaaan berlangsung di Pullman Grand Central Bandung, Jumat, 15 November 2024.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Irfan berhasil membawa perusahaan dengan kode emiten GIAA itu, melewati berbagai krisis, terutama saat pandemi Covid-19. Dalam empat tahun terakhir, GIAA sukses menekan kewajiban jangka pendek dan memperbaiki defisiensi aset melalui restrukturisasi utang dengan kreditur (lessor).

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Pada 2023, total kewajiban jangka pendek GIAA turun 30,69 persen dari US$1,68 miliarmenjadi US$1,16 miliar. Kemudian defisiensi aset membaik 16,48 persen dari US$1,53 miliar menjadi US$1,28 miliar. Emiten ini mengumpulkan laba bersih US$250 juta.

Jumlah penumpang Garuda juga kembali naik setelah sempat turun imbas kebijakan pembatasan perjalanan di saat pandemi. Total pendapatan usaha naik sepanjang 2022 ke 2023 sebesar 39,80 persen, dari US$2,10 miliar menjadi US$2,93 miliar. Adapun, penerbangan berjadwal menyumbang kenaikan 41 persen terhadap total pendapatan Garuda.

Di sisi lain, Garuda menerapkan sejumlah program pro-lingkungan, dengan kebijakan penggunaan material plastik daur ulang dan uji coba penggunaan bahan bakar ramah lingkungan (sustainable aviation fuel/SAF). Lewat program itu, Garuda mampu mengurangi sampah plastik 26,1 ton per tahun dan emisi karbon 65,2 ton per tahun.

Implementasi program pro-lingkungan lainnya adalah penggunaan kain linen penutup headrest dan bantal bagi penumpang Garuda. Termasuk kemauan mengurangi penggunaan kertas untuk kebutuhan dokumen dan manual penerbangan. Implementasi program tersebut memberikan inspirasi bagi maskapai lainnya.

Pada 2023, Irfan juga meraih The Most Admired CEO in Turnaround dalam ajang Top CEO Indonesia Awards 2023 di Bali. (*)



Sandy Prastanto

Sandy Prastanto

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus