Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kala Senja di Bumi Panjalu Kembali Digelar

Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri kembali menggelar acara kesenian Kala Senja di Bumi Panjalu sebagai agenda tahunan yang dinantikan

30 Juli 2024 | 14.05 WIB

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri acara kesenian yang digelar oleh Dinas Pendidikan bertemakan Aji Gineng di Kediri, Rabu, 30 Juli 2024. Dok. Pemkab Kediri.
Perbesar
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri acara kesenian yang digelar oleh Dinas Pendidikan bertemakan Aji Gineng di Kediri, Rabu, 30 Juli 2024. Dok. Pemkab Kediri.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

INFO NASIONAL - Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri kembali menggelar acara kesenian Kala Senja di Bumi Panjalu sebagai agenda tahunan yang dinantikan, Selasa, 30 Juli 2024, di Gedung Kesenian dan Museum di lingkungan Kantor Satpol PP dipenuhi oleh guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Kediri, menjadikan suasana penuh semangat dan antusiasme.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Dengan tema "Aji Gineng," pertunjukan kali ini menampilkan kisah Prabu Angling Dharma yang memiliki kemampuan memahami bahasa hewan. Sentuhan lelucon ringan yang tidak meninggalkan kesan historis membuat pertunjukan seni ini semakin menarik dan berkesan, terutama karena diperankan langsung oleh para kepala sekolah SD dan SMP. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. M. Muhsin, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan tenaga pendidik yang senantiasa mendukung keberlangsungan acara. "Pertunjukan ini diharapkan mampu menarik minat para wisatawan luar daerah dalam mengenalkan kebudayaan Kabupaten Kediri," ujarnya. 

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, hadir secara langsung untuk memberikan apresiasi atas berlangsungnya pentas seni kentrung kreasi modern dan kepada seluruh guru yang hadir. Mas Bup berpesan kepada semua yang hadir untuk tetap ikhlas dan tidak neko-neko dalam menjalani pekerjaan. "Dalam mengemban tugas apapun, beban kerja pasti ada. Maka dari itu kita pun harus belajar untuk memiliki sikap berbesar hati," katanya.

Pentas Seni Kentrung Kreasi Modern ini sebelumnya telah sukses diadakan di berbagai lokasi. Pertunjukan pertama diadakan di area wisata Totok Kerot dengan lakon "Calon Arang," dan yang kedua dengan lakon "Ande-Ande Lumut" berlokasi di area Simpang Lima Gumul. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kebudayaan-kebudayaan yang ada dapat terus dilestarikan dan dikenal lebih luas.(*)

Prodik Digital

Prodik Digital

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus