Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Ekartamus

E-Kartamus adalah Kartu Anggota Muslimat NU digital yang bisa digunakan sebagai E-Money.

19 Mei 2023 | 16.10 WIB

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Ekartamus
Perbesar

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

INFO NASIONAL - Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari meluncurkun E-Kartamus dalam acara Tahlil Kubro sekaligus memperingati Harlah ke-77 Muslimat NU di Masjid Agung Al Fattah Kota Mojokerto, Kamis, 18 Mei 2023.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

E-Kartamus adalah Kartu Anggota Muslimat NU digital. keberadaannya merupakan salah satu upaya Muslimat NU untuk mengikuti perkembangan zaman yang bertransformasi ke arah digital.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Termasuk juga dalam rangka menyuseskan program Pemerintah Republik Indonesia terkait dengan digitalisasi daerah. Maka dalam perekaman kartu anggota Muslimat NU kota Mojokerto, kami bekerja sama dengan Bank Jatim," ucap wali kota yang lazim disapa Ning Ita.

E-Kartamus, ia melanjutkan, bukan hanya berfungsi sebagai kartu identitas anggota, melainkan juga E-Money untuk pembayaran non tunai. Kartu ini nantinya bisa digunakan di seluruh merchant yang bisa menerima pembayaran non-tunai.

Diharapkan, E-Kartamus dapat melakukan beragam jenis pembayaran seperti belanja sehari-hari, e-Toll, pulsa, token listrik, dan lainnya. Demikian pula, pengisian saldo e-money (top-up) bisa dilakikan di banyak lokasi termasuk minimarket.

Ning Ita yang juga menjabat Ketua PC Muslimat NU Kota Mojokerto, meyakini E-Kartamus sangat bermanfaat. "Total anggota Muslimat NU Kota Mojokerto lebih darr 10 ribu, sekitar 10 ribu 300-an. 3.000 anggota sudah mendapat E-Kartamus di tahap awal. Nantinya akan dilakukan secara bertahap," kata dia.

Perlu diketahui, PC Muslimat NU Kota Mojokerto merupakan proyek percontohan dalam digitalisasi kartu anggota Muslimat NU. Program ini nantinya akan direplikasi oleh Muslimat NU di daerah-daerah lainnya.

Sementara itu terkait Harlah Muslimat NU yang hampir mencapai satu abad, Ning Ita berharap agar organisasi perempuan yang didirikan oleh Nyai R Djuaesih pada 29 Maret 1946 ini bisa berperan aktif dalam membangun peradaban.

 "Sebagaimana tema besar harlah tahun ini, ‘Menguatkan Peran Muslimat NU dalam Membangun Peradaban’, kita harus mampu berperan membangun peradaban, menjaga eksisitensi Muslimat NU," ujarnya. (*)

 

Prodik Digital

Prodik Digital

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus