Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua de facto Partai Keadilan Rakyat Malaysia atau PKR dan mantan wakil perdana menteri, Anwar Ibrahim, baru menjalani operasi tulang belakang di Turki. Tindakan operasi dilakukan setelah pada akhir bulan lalu, Anwar dilarikan ke unit gawat darurat sebuah rumah sakit di Malaysia setelah mengeluh sakit pada punggung dan bahunya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Setelah operasi tulang belakang, Anwar pun dijadualkan menjalankan operasi kedua pada bagian bahunya Kamis, 12 Juli 2018. Anwar mengatakan, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan istrinya, datang membesuknya tak lama setelah operasi dilakukan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Mantan Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim bersama Presiden ke-3 RI BJ Habibie (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan usai melakukan pertemuan di kediaman BJ Habibie, Jakarta, 20 Maret 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis
Baca: Anwar Ibrahim Keluar dari Rumah Sakit, Para Pendukung Heboh
"Sebagai lanjutan dari proses penyembuhan penyumbatan saluran tulang belakang dan kelainan tulang belakang, saya harus melakukan operasi tulang belakang di Rumah Sakit Medipol Mega, Istanbul. Alhamdulillah, kesehatan saya sudah membaik dan saya dijadwalkan menjalani operasi lanjutan pada Kamis pada bagian bahu kanan karena luka pada rotator cuff," kata Anwar, seperti dikutip dari situs malaysiakini.com pada Senin, 9 Juli 2018.
Anwar tidak menjelaskan mengapa dia memilih Turki sebagai negara untuk menjalani pengobatannya. Dia hanya mengatakan Malaysia sangat ingin memperkuat ikatan dan kerja sama dengan Turki.
Anwar meminta masyarakat mendoakan kesembuhan baginya. Dia pun mengunggah foto dia bersama para dokter serta putrinya, di rumah sakit.