Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Johann Zarco hanya finis kedua dalam balapan MotoGP Portugal, Ahad, 24 April 2022. Pembalap Pramac Racing itu finis di belakang pembalap Prancis lainnya, Fabio Quartararo.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Memulai balapan sebagai pole positions di Sirkuit Internasional Algarve, Zarco tak mampu mempertahankannya. Selepas start, ia langsung kehilangan posisinya usai disalip Joan Mir.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Posisi tersebut bertahan selama beberapa lap, sebelum akhirnya Fabio Quartararo mengambil alih pimpinan lomba hingga lap terakhir (24).
Di sisi lain, Johann Zarco berhasil memperbaiki posisi balapannya dengan menggeser Joan Mir hingga bendera finis dikibarkan petugas.
"Saya berusaha keras menyalip (Fabio Quartararo) dan mendapat kecepatan karena ban baru membuat perasaan lebih baik," katanya.
"Penting untuk bisa mengamankan posisi ketiga, sampai kemudian saya menekan lebih keras dan berhasil memperkecil jarak."
"Tapi, itu tidak berhasil dan saya memutuskan tetap berada di belakangnya (posisi kedua)," tuturnya dalam wawancara usai lomba.
Sebagai informasi, sepanjang enam musim mengarungi MotoGP, Johann Zarco belum pernah merasakan manisnya kemenangan.
Posisi finis terbaiknya adalah kedua yang sudah diraihnya sebanyak sembilan kali, bersama tiga tim berbeda sejak MotoGP 2017.
"Ini bagus karena menjadi kemenangan (pembalap Prancis) tapi bukan milik saya," kata dia.
Podium di MotoGP Portugal adalah yang kedua dia raih musim ini. Ia juga menempati posisi ketiga di GP Indonesia. Kini Zarco menempati posisi kelima klasemen pembalap dengan nilai 51, terpaut 10 poin dari Quartararo.
Baca Juga: Quartararo Bilang Juara di MotoGP Portugal Punya Arti Penting