Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk menyukseskan kejuaraan bola voli Pra Kualifikasi
PON 2020 Papua yang bakal berlangsung di GOR Bulungan pada 3-10 Agustus 2019. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Achmad Firdaus mengatakan bahwa pihaknya tidak memunggut biaya sewa untuk pemakaian GOR Bulungan.
"Tidak pakai bayar-bayar lagi semua gratis, itu sudah menjadi komitmen Pak Gubernur (Anies Baswedan)," ujar Achmad di Wisma PKBI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 1 Agustus 2019.
Achmad menyebutkan bahwa atlet voli juga akan dijamu mengelilingi berbagai destinasi wisata di Jakarta. Pemprov DKI dan panitia pelaksana, kata dia, bakal berkoordinasi agar atlet mempunyai waktu luang untuk bisa berwisata
"Mau naik MRT (Mass Rapid Transit) umpamanya, mau merasakan LRT
(Light Rail Transit) dari Kelapa Gading sambil melihat velodrome, bisa ke Kota Tua, Ancol dan sebagainya, itu bisa dikoordinasikan dengan SKPD terkait. Termasuk BUMD yang ada di DKI," tutur Achmad.
Pra Kualifikasi PON 2020 di Jakarta ini diikuti sebelas tim putra dan enam tim putri. Kesebelas tim putra yang akan meramaikan event ini adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Papua Barat, dan tuan rumah DKI Jakarta. Sementara tim putri berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten, Papua Barat, dan tuan rumah DKI Jakarta.
Menurut Achmad, selain dari Dinas Pemuda Olahraga, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga ikut mendukung kejuaraan voli ini. Mereka adalah Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. "Pemda sifat mendukung kejuaraan ini menyediakan fasilitas sarana dan prasarana yang dibutuhkan," ujarnya.
Ia berharap kejuaraan voli ini semarak. Pecinta voli dan masyarakat Jakarta turut meramaikan acara dengan menyaksikan langsung pertandingan. "Saya berharap setiap event kejuaraan ramai dikunjungi oleh warga Jakarta, ini menjadi salah satu visi Pak Gubernur menjadikan olahraga sebagai salah satu interaksi sosial antar warga masyarakat," ucapnya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini