Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Teknologi & Inovasi

Berita Tempo Plus

Risau Calon Warisan Dunia

Atraksi Glow dan perubahan di Kebun Raya Bogor dikhawatirkan bisa mengganggu proses pengusulannya menjadi Situs Warisan Dunia. BRIN mengaku tidak risau.

6 November 2021 | 00.00 WIB

Kawasan Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Juli 2020/Tempo/Amston Probel
Perbesar
Kawasan Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Juli 2020/Tempo/Amston Probel

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Perubahan bangunan dan atraksi Glow dikhawatirkan mengganggu pengusulan Kebun Raya Bogor menjadi Situs Warisan Dunia.

  • BRIN mengaku tidak risau karena tak ada pembangunan baru yang dilakukan dan area yang diusulkan lebih kecil.

  • Dokumen tambahan soal usulan Kebun Raya Bogor sebagai Situs Warisan Dunia dikirimkan pada 12 September 2021 ke UNESCO.

MELANI Abdulkadir-Sunito, 58 tahun, sangat terusik oleh perubahan yang terjadi di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Pengajar di Fakultas Ekologi Manusia IPB University itu menyukai Kebun Raya bukan karena ia kuliah di Institut Pertanian Bogor, tapi lantaran orang tuanya sangat suka tanaman. Sepekan sekali ia rutin mengunjungi kebun botani yang sedang berproses menjadi Situs Warisan Dunia Organisasi Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) itu. “Kalau dalam proses pengajuan World Heritage Site ada perubahan, itu bisa digagalkan,” kata Melani, Kamis, 28 Oktober lalu.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Abdul Manan

Meliput isu-isu internasional. Meraih Penghargaan Karya Jurnalistik 2009 Dewan Pers-UNESCO kategori Kebebasan Pers, lalu Anugerah Swara Sarasvati Award 2010, mengikuti Kassel Summer School 2010 di Jerman dan International Visitor Leadership Program (IVLP) Amerika Serikat 2015. Lulusan jurnalisme dari kampus Stikosa-AWS Surabaya ini menjabat Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen Indonesia 2017-2021.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus