Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Neymar Jr dinilai bisa menjadi penentu pada laga Atalanta vs PSG. Pelatih PSG, Thomas Thucel, menganggap pemainnya itu memiliki mental bertanding yang sangat kuat dalam laga-laga krusial.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Tuchel mengakui bahwa tekanan terhadap Neymar Jr untuk membawa PSG menjuarai Liga Champions sangat besar. Meskipun demikian dia tak mengkhawatirkan hal itu.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Bahkan, menurut Tuchel, si pemain menikmati tekanan dan semua perhatian yang tertuju kepadanya.
"Saya memiliki kesan bahwa tekanan besar selalu tertuju kepada Neymar. Anda tak bisa membayangkan seberapa besar tekanan itu kepada dia," kata Tuchel.
"Tetapi dia menyukai itu, dia adalah tipikal orang yang senang bermain di bawah tekanan."
Dia pun menilai Neymar Jr akan mampu menjawab tekanan tersebut dengan performa impresif di lapangan. Menurut Tuchel, Neymar merupakan pemain yang bisa diandalkan dalam laga-laga besar seperti Liga Champions.
Baca: Menakar Kekuatan Atalanta Vs PSG di Liga Champions
"Dia menyukai pertandingan besar dan dia bisa menjadi penentu pertandingan. Dia adalah pemain yang bisa anda andalkan pada laga-laga besar," kata Tuchel.
"Saya sangat yakin dia akan tampil sangat baik dan dia memegang kunci untuk tim ini. Dia memiliki mental untuk laga-laga seperti ini."
Dia pun senang karena Neymar akan kembali tampil bersama Kylian Mbappe yang telah pulih dari cedera. Menurut dia, kedua pemain memiliki hubungan istimewa.
"Kami senang dia memiliki kemungkinan bermain dengan Kylian. Mereka senang sekali bermain bersama."
Tekanan terhadap Neymar memang sangat besar mengingat PSG membajaknya dari Barcelona pada 2017 untuk mewujudkan impian menjuarai Liga Champions. Tak tanggung-tanggung, PSG saat itu bahkan berani menebus klausa pemutusan kontrak si pemain di Barcelona sebesar 222 juta euro.
Baca juga: UEFA Batalkan Laga LIga Champions Ini Karena Pemain Positif Covid-19
Akan tetapi impian PSG tersebut hingga saat ini belum dapat terwujudkan meskipun sudah tiga musim diperkuat Neymar. Si pemain bahkan kerap mendapat kritikan dari media Prancis karena kegemarannya berpesta.
Peluang PSG untuk menjuarai Liga Champions musim ini cukup terbuka lebar. Pasalnya jalan mereka menuju partai final tak seberat sebelumnya karena sejumlah tim unggulan telah lebih dahulu gugur.
Jika mampu mengatasi perlawanan Atalanta, PSG kemungkinan besar akan ditantang oleh Atletico Madrid yang pada laga lainnya harus menghadapi Red Bull Leipzig. Di partai puncak Liga Champions, PSG kemungkinan besar akan ditantang satu dari tiga tim kuat: Manchester City, Bayern Munchen atau Barcelona.
FOOTBALL ITALIA