Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Yogyakarta - Rencana ibu kota pindah dari Jakarta ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, disambut gembira pemain klub Liga 2 Mitra Kutai Kartanegara atau Mitra Kukar yang berasal Kalimantan Timur itu semakin
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Sangat bersyukur (dengan rencana ibu kota pindah) itu. Berarti kota kami akan setara dengan Jakarta," ujar pemain Mitra Kukar, Rifan Nahumamury ditemui usai laga lawan PSIM Yogyakarta di Stadion Mandala Krida, Selasa, 27 Agustus 2019.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Gelandang andalan Mitra Kukar itu menuturkan, pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur itu membuat ia semakin bersemangat menggenjot prestasi Laskar Naga Mekes.
"Semoga saja rencana pemindahan ibu kota itu juga makin memicu kami, lebih termotivasi naik ke Liga I," ujarnya.
Adapun pelatih Mitra Kukar, Rafael Berges Marin juga menanggapi positif rencana pemindahan ibu kota itu. "Ikut senang, kalau Kutai Kartanegara jadi ibu kota Indonesia yang baru. Kutai Kartanegara bisa sama majunya dengan Jakarta," ujarnya.
Namun, Berges tak mau berpikir jauh soal pemindahan ibu kota itu, apalagi dikaitkan dengan perjalanan Mitra Kukar dalam musim kompetisi Liga 2 2019 ini. Ia ingin fokus menyiapkan pertandingan Mitra Kukar agar klub yang ditanganinya itu peringkatnya terus naik.
Mitra Kukar peraih hasil positif, menang 2-1 atas tuan rumah PSIM di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa, 27 Agustus 2019. Kemenangan ini membuat peringkatnya naik ke urutan ke-4 klasemen sementara Liga 2 Wilayah Timur.
PRIBADI WICAKSONO