Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Asisten pelatih ganda putri Indonesia Nitya Krishinda Maheswari mengungkap alasan di balik keputusan memasangkan Apriyani Rahayu dengan Febi Setianingrum. Menurut Nitya, keputusan ini diambil setelah tim pelatih melakukan evaluasi dari dua turnamen Eropa sebelumnya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Hasil evaluasi tersebut mendorong PBSI untuk mencoba komposisi baru demi meningkatkan performa sektor ganda putri. “Dari hasil dua pertandingan Eropa kemarin dan setelah melakukan evaluasi, maka kami mencoba alternatif lain, yaitu Apri berpasangan dengan Febi,” ujar Nitya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, 4 April 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Sebelumnya, Apriyani sempat comeback pada musim ini setelah hampir enam bulan absen karena cedera. Dia kembali berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti di BWF World Tour Super 300 Orleans Masters 2025 pada 4-9 Maret.
Meski menunjukkan perkembangan, langkah mereka terhenti di perempat final setelah kalah dari pasangan Korea Selatan Baek Hana/Lee So Hee dengan skor 18-21, 10-21. Apriyani dan Fadia melanjutkan perjuangan di Super 1000 All England 2025 pada 11-16 Maret. Sayangnya, Apriyani/Fadia tersingkir di babak kedua setelah kalah dari ganda putri Malaysia Tan Pearly / Thinaah Muralitharan dalam dua gim langsung 16-21, 14-21.
Nitya mengatakan saat ini kondisi Apriyani sudah membaik dan fokus selanjutnya adalah membangun kembali kepercayaan diri. Apriyani dipasangkan dengan Febi juga karena dinilai memiliki pengalaman dan kualitas yang bisa membantu mengembangkan potensi Febi lebih maksimal. “Febi merupakan salah satu pemain yang berpotensi, dengan bakat dan tipe permainan yang bagus. Gaya bermainnya cocok dengan Apri, sehingga diharapkan mereka bisa saling melengkapi dan tampil solid,” kata Nitya.
Ia pun berharap pasangan baru ini bisa mengikuti jejak sukses Apriyani ketika dipasangkan dengan Fadia yang sempat menorehkan sejumlah prestasi internasional. “Kami juga berharap Apri bisa membawa Febi ke level yang lebih tinggi lagi, seperti waktu Apri berpasangan dengan Fadia,” ujarnya.
Berdasarkan laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Apriyani dan Febi dijadwalkan akan debut di BWF World Tour Super 300 Taiwan Open 2025 (6–11 Mei) dan Super 500 Thailand Open 2025 (13–18 Mei). Sementara itu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, pasangan Apriyani sebelumnya, akan kembali berduet dengan Lanny Tria Mayasari.
Pilihan Editor: Jadwal Indonesia vs Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025, Putu Panji Apriawan Cs Siap Fisik dan Taktik