Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seni

Mengapa Pelawak Ratmi B-29 dan Triman Srimulat Bisa Dimakamkan di TMP Kalibata?

Triman Srimulat dan Ratmi B-29 merupakan 2 pelawak legendaris yang dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta. Siapakah mereka?

5 November 2021 | 19.01 WIB

Ratmi B-29. Wikipedia
Perbesar
Ratmi B-29. Wikipedia

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Ratmi B-19 dengan nama asli Suratmi yang lahir di Bandung, 16 Januari 1932 merupakan pelawak  yang sering muncul dalam sejumlah film komedi para era 1970-an. Ia juga terkenal dikarenakan ia adalah salah satu pelawak perempuan yang populer kala itu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Mengutip dari p2k.um-surabaya.ac.id, Ratmi B-29 mengawali karirnya menjadi seorang penyanyi lagu keroncong pada tahun 1943. Lalu empat tahun kemudian, tepatnya pada 1947, dunia seni peran menarik perhatiannya dan ia pun memutuskan untuk bergabung dengan sebuah perkumpulan wayang orang.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Ratmi meninggal dunia disebabkan oleh serangan jantung yang tiba-tiba menyerangna setelah ia selesai syuting film yang berjudul Direktris Muda pada tahun 1977. Mengutip dari Tempo.co edisi 4 November 2021, jenazah Ratmi dikuburkan di Taman Makam Pahlawan atau TMP Kalibata Jakarta. 

Mengapa jenazah Ratmi-19 disemayamkan di TMP Kalibata Jakarta?

Berdasarkan informasi yang tertera pada p2k.unhamzah.ac.id, ia pernah berpartisipasi untuk membela kemerdekaan negara semasa hidupnya. Melansir dari Kastara.co.id, Ratmi mendapat nama Ratmi B-29 karena diberikan oleh Laksda TNI Wiriadinata, yaitu Wakil Gubernur DKI tahun 1960-an. Ia berjasa dalam membela negara sehingga memeroleh bintang gerilya, bintang kemerdekaan I dan II dan bintang gerakan operasi Militer I dan V. 

Di sisi lain, ada lagi pelawak yang dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta, yaitu Triman Srimulat. 

Anggota pelawak Srimulat yang dikenal dengan Triman Srimulat merupakan pelawak senior asal Tanah Air. Ia terkenal karena ada keunikkan dalam melakukan hiburannya sebagai pelawak, yaitu ia sangat handal dalam melakukan Tap Dance. 'Bambang!' adalah salah satu kata yang sering ia lontarkan saat melawak. Triman lahir pada 1917 dan meninggal dunia pada usianya yang ke-85,  pada 2002. 

Namun siapa sangka bahwa pelawak yang satu ini ternyata adalah veteran yang berjuang membela kemerdekaan Indonesia. Triman Srimulat ini dulu ditugaskan di Resimen I Brigade VIII Divisi IV Kodam Diponegoro. Triman juga pernah memeroleh sejumlah penghargaan yaitu, beberapa Satyalancana dan beberapa penghargaan dari menteri pertahanan. Hal itulah yang merupakan alasan mengapa jasad Triman Srimulat dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta.

VALMAI ALZENA KARLA 

 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus