Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kebiasaan makan Sudrajat, 59 tahun, berubah sejak menjadi Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat Cina, dua tahun lalu. "Pagi, siang, malam, bahkan kadang supper, saya makan di restoran," ujar mayor jenderal purnawirawan ini. Soalnya, banyak undangan makan sekaligus menjadi ajang diplomasi berupa lobi dan dialog.
Dalam sehari bisa datang tiga-empat undangan makan. Jamuan itu kadang menghidangkan 24 jenis makanan sekaligus. "Kita harus selektif, makan mana yang kita suka," ujarnya ketika ditemui di Jakarta, pekan lalu.
Demi kesehatan, Sudrajat mengimbangi perubahan pola makan itu dengan olahraga dan puasa. "Kalau Sabtu-Minggu makan terus, Senin-Selasa saya puasa untuk membayar," dia menambahkan. Selama Ramadan, undangan makan tak berhenti, hanya jamuan berlangsung pada malam hari. "Mereka sangat menghargai muslim yang puasa," ujarnya. Juga menghargai undangan makan dan diplomasi, kan?
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo