Video

Prabowo Diminta Reformasi Tata Kelola Minyak, Buntut Kasus Korupsi Pertamina

26 Februari 2025 | 12.30 WIB

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi meminta Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan langsung dalam membongkar dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018-2023. Menurutnya, praktik mafia migas kembali merugikan negara dengan nilai fantastis mencapai Rp 193,7 triliun.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Fahmy menyoroti modus operandi mafia migas yang terus berulang, mulai dari mark-up impor minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM) hingga upgrade blending BBM. “Minyak mentah dalam negeri sengaja ditolak oleh kilang Pertamina dengan dalih tidak sesuai spesifikasi. Akibatnya, impor dilakukan dengan harga yang sudah di mark up,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 25 Februari 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Foto: Tempo/Tony Hartawan, Antara Fotonya 

Editor: Ryan Maulana 

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus