Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Kalah di Semifinal, Sunan Dapat Perunggu Tinju Asian Games 2018

Sunan Agung Amoragam gagal maju ke babak final Asian Games 2018, sehingga hanya mendapat medali perunggu kelas bantam.

31 Agustus 2018 | 20.33 WIB

Petinju Indonesia, Sunan Agung Amoragam (kanan) saat berlaga dengan petinju Kyrgiztan, Sirozhiddin Abdullaev dalam pertandingan Babak 16 Besar, Kelas Bantam 56 Kilogram Putra, Asian Games 2018 di Hall Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Senin (27/8). ANTARA FOTO/ INASGOC/Gino F Hadi
Perbesar
Petinju Indonesia, Sunan Agung Amoragam (kanan) saat berlaga dengan petinju Kyrgiztan, Sirozhiddin Abdullaev dalam pertandingan Babak 16 Besar, Kelas Bantam 56 Kilogram Putra, Asian Games 2018 di Hall Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Senin (27/8). ANTARA FOTO/ INASGOC/Gino F Hadi

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Petinju Indonesia, Sunan Agung Amoragam, gagal maju ke babak final sehingga hanya mendapat medali perunggu kelas bantam Asian Games 2018.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dalam pertandingan semifinal di Hall C, JIexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018, Sunan dikalahkan petinju Uzbekistan, Mirzazizbek Mirzakhalilov.

“Ya harus puas saja, mau sampai di mana sudah maksimal, mau kalah menang sudah maksimal,” kata Sunan menjawab pertanyaan wartawan tentang keberhasilan meraih medali perunggu.

Sunan kalah dengan skor 5-0, namun penilaian masing-masing juri untuk kedua petinju hanya beda tipis, rata-rata 27 lawan 30. Sunan mengakui, laga yang baru saja ia jalani berjalan sengit.

“Pertandingan tadi sangat keras, lawan sudah berpengalaman,” kata Sunan.

Sunan juga mengakui, dirinya sempat emosional saat ronde kedua dan ketiga. Hal itu menjadi salah satu penyebab sejumlah pukulan lawan mengenai sasaran.

“Mau gimana lagi karena kurangnya jam terbang,” kata Sunan.

Sunan bukan unggulan untuk bisa mendapatkan medali pada kelas 56 kg itu. Sunan bahkan terkejut bisa lolos hingga babak semifinal. Ia berharap,  dapat meningkatkan performa dengan mengikuti banyak pertandingan.

“Ya semoga saat SEA Games nanti bisa dapat medali emas,” kata Sunan.

Pelatih Tim Tinju Indonesia, Adi Suwandana, menekankan pentingnya memberikan kesempatan para petinju Indonesia untuk menjalani banyak laga uji coba.

“Karena untuk meningkatkan mental tanding, pengalaman dan bisa mendapatkan tolak ukur perkembangan para petinju kita,” kata dia.

Indonesia meraih dua perunggu dari tinju Asian Games 2018. Selain dari Sunan, medali perunggu lain diraih Huswatun Hasanah di kelas ringan (60 kg) putri.

SAPRI MAULANA

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus