Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
BEBUNYIAN mirip lengkingan harpa mulut bersahutan di gubuk bambu Sugimo di Dusun Duren, Desa Beji, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pertengahan April lalu. Bunyinya cukup meneduhkan, apalagi ditambah suara cericit burung yang hinggap di pepohonan rumah Sugimo. Suara melengking tapi lembut itu berasal dari dua rinding yang dimainkan Sugimo, 68 tahun, dan Palmer Keen, etnomusikolog muda asal Amerika Serikat.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo