Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TUBUH Karl-Edmund Prier, SJ, berbalut toga hitam dan berkalung samir bergaris merah-putih di panggung Gedung Concert Hall Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta pada Kamis, 11 Mei lalu. Tokoh inkulturasi musik liturgi Indonesia itu resmi menyandang gelar honoris causa dari kampus seni tersebut. Sekretaris Senat ISI Yogyakarta I Wayan Dana menyebutkan gelar itu diberikan atas jasa luar biasa Romo Prier dalam bidang keilmuan musik.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Romo Prier, Kisah Inkulturasi Musik Liturgi"