Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Kisah bendera Asian Games tiang bambu yang viral di media sosial berujung pujian Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno terhadap Muhammad Tamran Daeng Tahang, warga Penjaringan, Jakarta Utara. Tamran yang mengaku sebagai pemasang bendera-bendera tiang bambu itu dianggap telah menularkan semangat Asian Games 2018 kepada masyarakat di lingkungannya.
Baca:
Netizen Kritik Bendera Asian Games Tiang Bambu, Sandiaga: Jangan Julid
"Saya sangat mengapresiasi tindakan Tamran. Oleh sebab itu, saya memberikan beliau jaket dan kaos," ujar Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis 19 Juli 2018. Sandiaga langsung membantu Tamran mengenakan jaket putih tersebut. Sandiaga juga berkenan berfoto bersama dengan pria berusia 42 tahun tersebut.
Dalam penuturannya, Tamran mengaku membuat tiang bambu dan memasang bendera negara-negara peserta Asian Games 2018 atas inisiatifnya sendiri. Termasuk dengan mengeluarkan sejumlah uang dari koceknya sendiri, meski dia juga mengaku tak memiliki pekerjaan tetap.
“Pemasangan bendera ini inisiatif kami sendiri. Tidak ada pihak yang menyuruh kami,” ujar Tamran.
Baca:
Ini Alasan Tamran Pasang Bendera Asian Games Tiang Bambu
Dari pantauan Tempo, ada sebanyak 28 bendera peserta Asian Games 2018 terpasang di pagar median Jalan Pluit Selatan Raya. Bendera tersebut dipasang dengan bambu yang dicat putih sepanjang 1,5 meter. Di bambu tersebut tertempel tulisan nama negara dari bendera yang dipasang.
Sebelumnya, pemasangan bendera negara peserta Asian Games 2018 itu viral di media sosial. Namun, sayangnya banyak netizen atau warganet yang mencibir pemasangan bendera bertiang bambu itu. Akibat komentar negatif warganet, petugas PPSU kelurahan setempat sempat mencabut bendera tersebut.
Baca:
Versi Satpam, Pasukan Oranye Pasang Bendera Asian Games Tiang Bambu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mendapat laporan soal pencopotan bendera bambu itu langsung membuat memo. Ia meminta bendera tersebut dipasang kembali karena menganggapnya mennjadi satu simbol masyarakat sedang demam Asian Games 2018.
Anies Baswedan, juga Sandiaga Uno, belum mengubah pernyataannya meski sejumlah satpam sekitar lokasi pemasangan itu menyebut pemasangan bendera oleh Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini