Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Biru sejauh ini menjadi warna favorit untuk digunakan sebagai warna logo perusahaan. Dari perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, seperti Facebook, IBM, Dell, Intel, HP hingga perusahaan otomotif Ford kompak memakai biru sebagai warna logonya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Menurut sebuah artikel di Benex Brand, sebuah logo perusahaan dianggap berhasil tatkala ia bisa mengekspresikan persepsi individu atau khalayak umum. Beberapa perusahaan keuangan, PayPal misalnya, menaruh warna biru karena menawarkan gairah kepercayaan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dengan demikian, pemilihan biru sebagai warna logo perusahaan tersebut tampaknya bukanlah datang secara kebetulan, melainkan ada beberapa alasan yang membuat warna biru banyak disukai khalayak. Dihimpun Tempo dari berbagai sumber, berikut alasannya:
1. Warna Favorit Sejak Lama
Sejumlah penelitian menunjukka, sejak lama warna biru atau warna kebiruan sudah menjadi warna favorit banyak orang dibandingkan dengan warna lainnya, seperti dilansir dari Artsy.net. Penelitian paling awal yang dilakukan Stephen Eysenck pada 1941 setidaknya telah membuktikan akan klaim tersebut. Hasil eksperimen menunjukkan warna biru menyuguhkan kesan menyakinkan dan menyenangkan.
2. Menambah Nilai Kepercayaan
The Color Emotion Guide dalam sebuah artikel majalah Entrepreneur: The Psychology of Color in Marketing and Branding menyatakan, sebuah logo yang berwarna biru cenderung akan menambah nilai kepercayaan konsumen. Secara psikologi bisnis, warna biru merepresentasikan sikap dapat diandalkan, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya.
3. Lebih Profesional
Mengutip WebFX, logo berwarna biru mampu menunjukkan bahwa perusahaan tersebut profesional dan logis serta tidak invasif. Hal ini tentunya dapat menciptakan rasa aman dan percaya pada perusahaan terhadap khalayak umum. Dengan begitu, logo warna biru ideal untuk perusahaan seperti keuangan. Namun, tidak direkomendasikan jenis bisnis kuliner.
4. Ramah dan Inklusif
Dalam studi psikologi warna, seperti dikutip dari sVerywell Mind, biru lebih banyak disukai banyak orang karena sering dipandang sebagai warna yang tidak mengancam atau konservatif. Biru lekat dengan perasaan yang tenang sehingga timbullah suasana keramahan.
HARIS SETYAWAN