Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Mengenal Apa Itu Akuisisi, Jenis, Manfaat, dan Contohnya

Akuisisi adalah membeli sebagian besar atau seluruh saham perusahaan untuk diambil alih. Akuisisi dinilai bermanfaat bagi perusahaan.

8 September 2023 | 21.00 WIB

Image of Tempo
Perbesar
Mengenal apa itu akuisisi dan manfaatnya. Foto: Canva

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Akuisisi adalah istilah yang sudah tidak asing lagi dalam dunia bisnis. Banyak orang yang sudah mengenal kata akuisisi, namun belum bisa menjelaskan arti dan manfaatnya. Padahal, memahami arti kata akuisisi adalah hal yang cukup penting.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Akuisisi merupakan kegiatan membeli sebagian besar atau seluruh saham maupun aset dari suatu perusahaan. Lantas, apa saja manfaat dan contoh akuisisi ini? Simak pembahasan berikut untuk mengetahui informasi seputar akuisisi.

Pengertian Akuisisi 

Akuisisi adalah kegiatan membeli sebagian besar atau seluruh saham maupun aset dari sebuah perusahaan. Dalam hal ini, pembeli saham disebut sebagai pengakuisisi yang nantinya akan memiliki kendali besar atas perusahaan atau bisnis tersebut.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Langkah ini sering dijadikan sebagai strategi oleh bisnis startup atau perusahaan kecil agar bisa bertahan atau mengembangkan bisnisnya. Tetapi, tidak menutup kemungkinan juga ada perusahaan besar yang mengambil langkah ini.

Secara sederhana, akuisisi dapat diartikan sebagai pengambilalihan atas kepemilikan sebuah perusahaan di dunia bisnis yang bisa terjadi kapan saja. Perusahaan dinilai mampu mencapai pertumbuhan yang lebih cepat apabila mengambil langkah akuisisi.

Jenis-jenis Akuisisi 

Setelah mengetahui definisinya, berikut akan dijelaskan beberapa jenis akuisisi berdasarkan objek akuisisi dan juga jenis usahanya. Jenis-jenis akuisisi adalah sebagai berikut.

1. Akuisisi Saham

Bentuk akuisisi berdasarkan objeknya yang dilakukan dengan cara membeli sebagian besar dari saham perusahaan untuk diambil alih. Pembelian ini bisa secara tunai atau bisa juga melalui penggantian sekuritas lainnya, seperti obligasi.

2. Akuisisi Aset

Bentuk akuisisi yang bisa dilakukan dengan cara membeli aktiva atau aset tetap sebuah dari perusahaan yang ingin diambil alih. Pengambilalihan kepemilikan aset dilakukan dengan cara memindahkan hak kepemilikan atas aktiva yang dibeli.

3. Merger

Merger adalah bentuk akuisisi berupa penggabungan dua perusahaan atau lebih dan kemudian hanya menggunakan nama salah satu perusahaan saja. Misalnya, perusahaan A bergabung dengan perusahaan B dan nantinya akan menggunakan nama perusahaan A.

4. Konsolidasi 

Konsolidasi adalah jenis akuisisi berdasarkan objeknya yang berupa penggabungan dari dua perusahaan atau lebih. Nantinya, perusahaan yang bergabung akan hilang, lalu memunculkan nama baru dari perusahaan yang bergabung.

5. Akuisisi Vertikal 

Akuisisi Vertikal merupakan bentuk akuisisi berdasarkan jenis usaha yang dilakukan oleh sebuah perusahaan terhadap distributor atau pemasoknya. Tujuannya untuk mendapatkan kepastian terhadap pasokan barang ke perusahaan tersebut.

6. Akuisisi Horizontal 

Akuisisi horizontal merupakan bentuk pengambilalihan kepemilikan yang dilakukan oleh suatu perusahaan terhadap perusahaan yang memiliki bidang usaha yang sama. Tujuan dari akuisisi ini adalah untuk membunuh pesaing atau memperbesar pangsa pasar.

7. Akuisisi Konglomerat 

Berbeda dengan akuisisi vertikal dan horizontal, akuisisi konglomerat merupakan pengambilalihan kepemilikan perusahaan yang tidak memiliki keterkaitan, baik secara vertikal maupun horizontal.

Manfaat Akuisisi

Perlu diketahui bahwa akuisisi bisa menjadi langkah yang strategis dan mendatangkan manfaat bagi perusahaan-perusahaan yang terlibat. Manfaat dari akuisisi adalah sebagai berikut.

  • Menurunkan tingkat persaingan antar perusahaan
  • Pertumbuhan bisnis yang lebih cepat dibanding membangun usaha sendiri 
  • Adanya bantuan manajerial untuk mengelola aset-aset yang terkait dengan badan usaha
  • Memasuki pasar baru dan memperluas pemasaran yang sebelumnya tidak bisa ditembus

Contoh Akuisisi dalam Bisnis

Ada banyak contoh perusahaan yang melakukan langkah akuisisi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Berikut adalah contoh-contoh perusahaan yang melakukan akuisisi:

  • Facebook mengakuisisi WhatsApp dengan nilai USD 19 miliar pada tahun 2014
  • Perusahaan Gojek melakukan akuisisi dan merger dengan perusahaan Tokopedia dan menjadi GoTo
  • Walt Disney Corporation mengakuisisi Pixar senilai USD 7,4 miliar pada tahun 2006
  • Walt Disney Corporation mengakuisisi Marvel Entertainment senilai USD 4 miliar pada tahun 2009
  • PT Indosat Ooredoo merger dengan PT Hutchison Tri Indonesia pada Tahun 2022

Akuisisi adalah bentuk langkah strategis yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan atau memperbesar bisnisnya. Demikian pembahasan seputar akuisisi penting untuk dipahami.

ANISA PRASETYA PUTRI KARTINI

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus