Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

5 Bahan Alami yang Bisa Jadi Alternatif Tabir Surya

Bahan alternatif tabir surya ini membentuk penghalang fisik pada permukaan kulit, memantulkan dan menghamburkan sinar matahari.

17 Juni 2023 | 16.00 WIB

Ilustrasi wanita memakai tabir surya. Freepik.com/Lookestudio
Perbesar
Ilustrasi wanita memakai tabir surya. Freepik.com/Lookestudio

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Tabir surya atau sunscreen berfungsi melindungi kulit dari efek berbahaya sinar ultraviolet (UV) matahari. Saat ini banyak jenis tabir surya di pasaran dari bahan, tekstur, hingga cara pengaplikasian. Selain produk yang tersedia di toko, ada juga pilihan alami yang dapat memberikan perlindungan terhadap sinar matahari.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Berikut lima sunscreen alami sebagai alternatif. Bahan ini membentuk penghalang fisik pada permukaan kulit, memantulkan dan menghamburkan sinar matahari.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

1. Zinc Oksida

Zinc oksida adalah mineral alami yang memberikan perlindungan spektrum luas terhadap sinar UVA dan UVB. Carilah produk tabir surya yang mengandung non-nano zinc oxide, yang artinya partikelnya tidak cukup kecil untuk terserap ke dalam kulit.

2. Titanium Dioksida

Seperti zinc oksida, titanium dioksida adalah bahan tabir surya mineral alami yang memberikan perlindungan spektrum luas. Bahan ini bekerja dengan memantulkan dan menghamburkan sinar UV. Cari tabir surya yang menggunakan titanium dioksida non-nano untuk perlindungan yang lebih aman.

3. Minyak Biji Raspberry Merah

Minyak biji raspberry merah memiliki SPF alami (faktor perlindungan matahari) sekitar 25-50. Ini mengandung antioksidan dan telah ditemukan untuk memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB. Namun, penting untuk diperhatikan bahwa SPF-nya lebih rendah dibandingkan dengan tabir surya konvensional, sehingga harus digunakan sebagai langkah tambahan atau dikombinasikan dengan bentuk perlindungan matahari lainnya.

4. Minyak Biji Wortel

Minyak biji wortel mengandung antioksidan alami dan memiliki SPF alami sekitar 30. Ini memberikan perlindungan terhadap sinar matahari dan dapat digunakan sebagai tindakan tambahan bersama dengan metode perlindungan matahari lainnya.

5. Minyak Kelapa

Minyak kelapa memiliki SPF alami sekitar 4-6 dan menawarkan perlindungan terhadap sinar UV. Meskipun bukan pengganti tabir surya yang tepat, ini dapat digunakan sebagai pelembap alami dengan beberapa manfaat perlindungan matahari tambahan. Namun perlu diingat bahwa SPF-nya relatif rendah, sehingga harus dikombinasikan dengan tindakan perlindungan matahari lainnya untuk perlindungan yang memadai.

Perlu diingat bahwa alternatif alami ini mungkin tidak memberikan tingkat perlindungan matahari yang sama dengan tabir surya komersial dengan peringkat SPF yang lebih tinggi. Saat menggunakan tabir surya alami, disarankan untuk mengaplikasikannya secara bebas dan sering digunakan kembali, terutama setelah berenang atau berkeringat. Selain itu, cari tempat teduh, kenakan pakaian pelindung, dan batasi paparan sinar matahari selama jam sibuk untuk lebih melindungi kulit dari sinar matahari.

TIMES OF INDIA

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus