Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

Tak Selalu Mencolok, Ini 5 Gejala Autisme pada Anak Perempuan

Gejala autisme pada anak laki-laki dan perempuan kadang berbeda. Gejala pada anak perempuan tidak terlalu mencolok sehingga lebih sulit dideteksi.

2 April 2025 | 21.06 WIB

Ilustrasi anak autis makan. Shutterstock
Perbesar
Ilustrasi anak autis makan. Shutterstock

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus autisme memang lebih banyak terjadi pada anak laki-laki dengan gejala yang lebih mencolok. Tapi, anak perempuan pun bisa mengalaminya meski gejala tak terlalu jelas. Demikian kata Conor McDonagh, pemilik dan direktur Caerus Therapies, yang memberi bantuan dan dukungan pada anak autisme.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

McDonagh juga spesialis terapi okupasional dan sering memberi saran lewat akun TikTok, dari masalah proses sensorik sampai bagaimana mendukung anak-anak autistik. Ia juga membagikan video yang berisi lima gejala autisme pada anak perempuan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Berikut tanda-tanda autisme pada perempuan menurut perspektif saya. Ingat, autisme adalah spektrum jadi cakupan gejalanya juga luas. Berikut di antaranya dan menurut saya yang paling umum," ujar  McDonagh, dikutip dari Mirror pada 1 April 2025.

Menurut badan kesehatan Inggris (NHS), gejala autisme pada anak laki-laki dan perempuan kadang berbeda. Gejala pada perempuan tidak terlalu mencolok karena bisa mengikuti perilaku dan cara bermain anak-anak lain, menghindari situasi yang sulit, dan beradaptasi secara lebih baik dengan situasi sosial, atau menunjukkan lebih sedikit gejala perilaku berulang. Artinya, autisme lebih sulit dideteksi pada perempuan.

5 Gejala Umum Autisme pada Perempuan

Kesulitan dengan perubahan
Menurut McDonagh, anak perempuan bisa mengalami kesulitan terkait perubahan. "Terkadang, mereka cenderung bisa mengatasi kecemasan tapi Anda akan melihat mereka kesulitan bila rutinitas berubah, akan marah bila anak-anak lain bermain tidak seperti biasanya. Mereka senang datang awal dan tepat waktu dan meski mengalami kesulitan, mereka tak mau menunjukkannya," paparnya.

Sulit memproses informasi sensorik
Memproses informasi sensorik juga sulit dilakukan anak perempuan dengan autisme. Contohnya sulit menoleransi suara keras dan tiba-tiba. "Mereka kesulitan fokus dan berkosentrasi di lingkungan yang bising seperti ruang kelas. Mereka juga bisa cerewet soal jenis baju yang mereka pakai karena terkait yang mereka rasakan. Mereka juga menghindari olahraga karena sadar tak sebaik teman-teman sebaya dalam melakukannya," jelas McDonagh.

Kesulitan dengan minat tertentu
"Masalah ketiga yang sering kita lihat adalah kesulitan dengan minat tertentu. Mereka sering memilih minat yang bisa diterima secara sosial. Misalnya boneka Barbie dan saat lebih tua, fashion dan make up. Namun Anda bisa melihat minat mereka begitu intens pada subjek ini sehingga selalu menjadi bahan pembicaraan dan selalu ingin mencari tahu tentang subjek itu bila ada kesempatan," kata McDonagh.

Sukar menjalin hubungan
Menjalin hubungan dengan orang lain juga sulit. McDonagh menjelaskan, "Mereka sering kesulitan memahami jika ada masalah dalam hubungan dan bagaimana mengatasinya secara efektif."

Kesulitan dengan komunikasi nonverbal
McDonagh mengatakan kesulitan komunikasi nonverbal adalah hal yang sering ia lihat pada anak perempuan dengan autisme. Contohnya memahami ekspresi wajah atau isyarat tubuh.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus