Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

5 Kuliner Khas Jeolla Korea Selatan dari Tteokgalbi hingga Ganjang Gejang

Berikut ini beberapa kuliner lokal yang bisa dicicipi di Provinsi Jeolla, dari Bibimbap dengan topping khas hinga Tteokgalbi yang populer di Damyang

27 Maret 2025 | 07.00 WIB

Bibimbap. Dok. Korea Tourism Organization
Perbesar
Bibimbap. Dok. Korea Tourism Organization

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Provinsi Jeolla di Korea Selatan menawarkan beragam atraksi wisata yang menarik dikunjungi. Dari wisata alam, budaya, hingga ragam kuliner yang khas, kawasan ini bisa menjadi pilihan destinasi wisatawan Indonesia yang ingin menghabiskan libur Lebaran 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Di bulan Maret ini terdapat festival musim semi terbesar di Korea yang memadukan budaya dan sejarah Korea, yang digelar di Yeongam, Jeolla Selatan. Festival bertema The Great Voyage digelar selama 9 hari mulai 29 Maret 2025, di jalanan Bunga Musim Semi. Tema tersebut menyoroti warisan dari Wangin dan perjalanan bersejarah dari utusan Kerajaan Joseon dari Jepang.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Yeongnam Wangin Culture. Dok. Korea Tourism Organization

Acara yang digelar selama festival ini di antaranya parade bertema Wangin, pertunjukan panggung, prosesi pengangkatan utusan Kerajaan Joseon, dan kontes menyanyi Trot oleh anak muda. Selain sejarah dan budaya, wisatawan juga dapat menikmati bunga musim semi yang bermekaran di sepanjang area festival yang telah diprediksi akan bermekaran di musim libur Lebaran nanti.

Momen liburan tak lengkap tanpa mencicipi kuliner lokal. Berikut ini beberapa kuliner lokal yang bisa dicicipi di Provinsi Jeolla.

1. Bibimbap

Bibimbap adalah nasi campur Korea, yang terdiri dari kombinasi nasi, lauk pauk, sayuran dan ditutup dengan campuran saus Gochujang dan minyak wijen. Bibimbap Jeonju dikenal yang paling unggul dibandingkan Bibimbap lainnya. Terutama dengan karakteristik tauge Jeonju dan jelly kacang berwarna kuning yang biasanya menjadi topping spesial di Bibimbap. Ada juga topping potongan daging mentah segar di atasnya.

2. Ganjang Gejang

Ganjang Gejang. Dok. Korea Tourism Organization

Ganjang Gejang dibuat dari kepiting mentah segar yang dibumbui dengan berbagai saus dan didiamkan selama beberapa hari hingga 1 minggu. Makanan ini kadang disebut sebagai “pencuri nasi” karena memakan Ganjang Genjang sangat lazim dimakan dengan nasi. Wilayah Bongsandong di Yeosu memiliki berbagai restoran Ganjang Gejang yang terkenal. 

3. Gomtang 

Gomtang. Dok. Korea Tourism Organization

Sup ini adalah sup jernih yang berisi potongan daging sapi dan tulang sapi berkualitas tinggi yangsudah direbus selama berjam-jam untuk mendapatkan rasa sup dengan kaldu yang lembut, segar, jernih dan daging yang empuk. Jalanan Gomtang Naju dipenuhi dengan berbagai restoranvyang menjual makanan ini.

4. Chueotang (Sup Ikan Loach)

Chueotang. Dok. Korea Tourism Organization

Sup ini merupakan sup yang jarang ditemukan di Indonesia. Sup ini dibuat dengan cara merebus ikan loach, lalu diblender dengan berbagai bumbu dan sayuran segar. Jika sudah diblender, maka hasil blender tersebut akan dimasak dan dicampur sayuran dan bahan lainnya sebagai penambah kenikmatan. Sup ini dapat disebut sebagai makanan kesehatan yang tinggi protein, kalsium dan mineral. Jalanan Chueotang di Namwon dekat Taman Gwanghalluwon dipenuhi dengan berbagai restoran yang menjual sup ini.

5. Tteokgalbi 

Tteokgalbi. Dok. Korea Tourism Organization

Olahan daging ini merupakan olahan daging sapi panggang yang dibentuk menyerupai daging sapi yang biasa menjadi isian burger. Namun, olahan ini tidak dimakan dengan roti, melainkan dengan sayuran dan nasi. Makanan ini sudah menjadi makanan favorit para raja sejak periode Kerajaan Joseon. Makanan ini populer di Gwangju dan Damyang. Bahkan di daerah Damyang, banyak penduduk lokal yang memakan Tteokgalbi dengan nasi yang dimasak di bambu atau Daetongbap.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus