Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Mudik Lebaran merupakan momen yang dinantikan banyak keluarga untuk berkumpul di kampung halaman. Namun, membawa anak-anak dalam perjalanan panjang memerlukan persiapan ekstra agar mereka tetap nyaman dan aman.
Berikut adalah tujuh strategi yang bisa diterapkan saat mudik Lebaran bersama si kecil. Berapapun usianya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
1. Tentukan Waktu Keberangkatan yang Tepat dan Fleksibel
Menentukan waktu perjalanan yang strategis dapat membuat perjalanan lebih lancar dan menghindari kemacetan panjang. Jika menggunakan kendaraan pribadi, berangkat pada malam hari bisa menjadi pilihan karena anak cenderung tidur lebih nyenyak. Sementara itu, bagi yang menggunakan transportasi umum, memilih jadwal keberangkatan di luar jam sibuk dapat mengurangi antrean dan kepadatan di stasiun atau bandara.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Namun, penting juga untuk bersikap fleksibel. Jika anak terlihat terlalu lelah atau rewel sebelum keberangkatan, ada baiknya menyesuaikan jadwal agar mereka tetap dalam kondisi nyaman selama perjalanan.
2. Persiapkan Bekal Makanan dan Perlengkapan Secara Lengkap
Anak-anak mudah merasa lapar dan haus saat dalam perjalanan jauh, sehingga menyediakan bekal makanan adalah hal yang wajib. Pilih camilan sehat seperti buah potong, roti, atau biskuit rendah gula agar mereka tetap berenergi. Pastikan juga membawa air minum dalam botol yang mudah digunakan agar anak tetap terhidrasi.
Selain makanan, perlengkapan esensial seperti popok (jika masih diperlukan), tisu basah, pakaian ganti, selimut kecil, serta kantong plastik untuk sampah atau keperluan darurat juga perlu disiapkan agar perjalanan lebih nyaman.
3. Siapkan Aktivitas Hiburan untuk Menghindari Kebosanan
Perjalanan panjang sering kali membuat anak merasa bosan dan rewel. Oleh karena itu, membawa mainan favorit, buku cerita, atau tablet dengan film dan lagu kesukaan mereka bisa menjadi solusi. Selain itu, permainan interaktif seperti tebak-tebakan, bernyanyi bersama, atau mendongeng juga bisa menjadi cara menyenangkan untuk menghabiskan waktu.
Jika bepergian dengan lebih dari satu anak, berikan mereka aktivitas yang bisa dimainkan bersama agar mereka tetap terhibur sepanjang perjalanan.
4. Pastikan Kenyamanan Anak dengan Pakaian dan Posisi Duduk yang Tepat
Kenyamanan anak selama perjalanan sangat penting untuk menghindari kelelahan atau tantrum. Pilih pakaian yang longgar, berbahan adem, dan sesuai dengan cuaca. Jika bepergian dengan mobil, pastikan kursi khusus anak (car seat) terpasang dengan benar untuk keamanan optimal.
Sediakan juga bantal leher atau selimut kecil agar anak bisa tidur dengan nyaman, terutama jika perjalanan dilakukan dalam waktu lama. Pastikan anak duduk di posisi yang memungkinkan mereka melihat keluar jendela untuk mengurangi risiko mabuk perjalanan.
5. Periksa Kesehatan Anak Sebelum Berangkat dan Bawa Obat-obatan Penting
Sebelum berangkat, pastikan anak dalam kondisi sehat dan bugar. Jika diperlukan, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan mereka siap melakukan perjalanan jauh.
Jangan lupa membawa obat-obatan dasar seperti obat penurun demam, minyak telon, obat mabuk perjalanan, serta perlengkapan P3K sederhana. Jika anak memiliki kondisi kesehatan khusus, pastikan membawa obat resep dan peralatan medis yang dibutuhkan.
6. Jadwalkan Waktu Istirahat Secara Teratur
Jika perjalanan dilakukan dengan kendaraan pribadi, penting untuk menjadwalkan pemberhentian secara berkala setiap beberapa jam. Ini tidak hanya membantu pengemudi agar tetap fokus, tetapi juga memberi kesempatan bagi anak untuk meregangkan tubuh, buang air kecil, atau sekadar bermain sejenak agar tidak merasa jenuh.
Pilih tempat istirahat yang memiliki fasilitas lengkap seperti toilet bersih, area bermain, atau tempat makan yang nyaman. Dengan begitu, anak bisa tetap dalam suasana hati yang baik selama perjalanan.
7. Bawa Dokumen dan Keperluan Administratif yang Dibutuhkan
Jika menggunakan transportasi umum seperti pesawat atau kereta api, pastikan semua dokumen penting sudah disiapkan sebelumnya. Kartu identitas, tiket perjalanan, akta kelahiran anak (jika diperlukan), dan dokumen lainnya harus disimpan di tempat yang mudah dijangkau untuk mempermudah proses check-in dan pemeriksaan.
Selain dokumen, pastikan juga membawa perlengkapan tambahan seperti masker, hand sanitizer, serta kantong kecil untuk menyimpan barang-barang penting agar lebih praktis saat dibutuhkan di perjalanan mudik Lebaran.
Kakak Indra Permana berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan editor: Besok Puncak Arus Mudik, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem