Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Asam urat dapat menyerang seluruh sendi tubuh. Umumnya, penyakit ini lebih mudah menyerang pria yang telah berumur dan gejalanya dapat muncul secara tiba-tiba.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Asam urat terjadi akibat produksi metabolisme purin yang berlebihan, pembuangan di ginjal yang berkurang, atau kombinasi keduanya. Kondisi ini dapat berlangsung dalam beberapa hari atau minggu. Jadi, pastikan untuk memahami apa saja penyebab, gejala, dan cara mencegah asam urat. Berikut penyebab asam urat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Obesitas
Obesitas atau kelebihan berat badan sangat berkaitan erat dengan asam urat. Menurut Healthline, indeks massa tubuh yang tinggi disebut menjadi perkembangan awal timbulnya asam urat.
Alkohol
Hasil studi menyimpulkan alkohol dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan, salah satunya adalah meningkatkan kadar asam urat. Minum alkohol dalam batas normal dapat memicu risiko serangan asam urat pada pria. Dalam waktu 24 jam pertama setelah meminum dua gelas minuman beralkohol dikatakan dapat meningkatkan risiko terkena asam urat hingga 36 persen.
Dehidrasi
Penurunan buang air kecil akibat dehidrasi dapat menjadi pemicu timbulnya asam urat. Dengan demikian, mencukupi kebutuhan cairan menjadi salah satu pengobatan alami bagi penderita asam urat untuk mengurangi gejala yang timbul.
Diabetes
Kadar insulin yang tinggi pada penderita diabetes dapat menyebabkan terlalu banyak kadar asam urat dalam tubuh. Inilah yang kemudian menjadi pemicu gejala asam urat. Makanan yang kaya purin dapat menyebabkan timbulnya asam urat. Namun, tidak semua makanan yang mengandung purin tidak boleh dikonsumsi.
Gejala akibat asam urat
Kulit kemerahan
Salah satu ciri yang ditimbulkan ketika tubuh terserang asam urat adalah kulit di sekitar sendi berubah kemerahan. Hal ini menjadi reaksi yang umum ketika tubuh mengalami peradangan sebab pada saat peradangan terjadi, aliran darah akan meningkat berjalan menuju ke bagian tubuh yang terkena yang disebut vasodilatasi.
Nyeri di bagian persendian
Gejala yang paling sering dijumpai oleh penderita asam urat adalah timbulnya rasa nyeri pada bagian persendian. Menurut studi, rasa sakit yang dirasakan ini akibat kadar asam urat di dalam darah yang terlalu tinggi. Inilah yang kemudian akan menimbulkan kristal asam urat. Adapun, bagian tubuh yang dapat mengalami kondisi nyeri ini adalah lutut, jari tangan, pergelangan kaki, pergelangan tangan, dan siku.
Pembengkakan pada sendi
Selain kedua tanda di atas, gejala yang sering dijumpai oleh penderita asam urat adalah pembengkakan pada sendi. Kondisi ini disebabkan oleh meningkatnya volume cairan pelumas pengiriman pada saat bagian pengiriman tersebut terkena asam urat.
Persendian terasa hangat
Selain memerah hingga nyeri, ketika terserang asam urat, rasa hangat pada sendi juga akan muncul.
Rasa tidak nyaman pada sendi
Setelah merasa nyeri, penderita asam urat juga akan merasakan ketidaknyamanan pada sendi. Kondisi ini umumnya dapat berlangsung selama beberapa hari, bahkan hingga berminggu-minggu. Jika suatu saat asam urat kambuh, maka jangka waktunya mungkin akan berlangsung lebih lama dari sebelumnya.
Timbul benjolan
Kondisi ini dapat terjadi jika asam urat tidak segera ditangani secara medis. Benjolan yang terdapat pada persendian ini disebut thopi. Thopi akan menjadi kronis dan dapat merusak sendi serta jaringan lunak yang berada di sekitar. Selain itu, thopi bisa merusak kulit yang mengelilingi persendian.
Nyeri punggung atau pinggul
Gejala nyeri sendi akibat asam urat umumnya terasa di bagian kaki, lebih spesifiknya pada jempol kaki. Meski demikian, ada pula nyeri akibat asam urat yang muncul di bagian punggung atau pinggul. Kondisi ini dapat terjadi jika asam urat telah menyebar ke sendi di tulang belakang.
Cara mencegah asam urat pada tubuh
-Diet
-Menjaga berat badan ideal.
-Membatasi atau menghindari alkohol.
-Mengurangi atau menghindari makanan tinggi purin, seperti daging merah, jeroan, atau makanan laut.
-Menghindari obat apapun yang dapat meningkatkan kadar asam urat, seperti diuretik.
-Menerapkan gaya hidup aktif.
-Rutin berolahraga.