Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Kim Yoo-jung Hipotiroid, Simak 2 Gejala Gangguan Tiroid Ini

Aktris Kim Yoo-jung didiagnosa terkena penyakit hipotiroid, kondisi kelenjar tiroid tak bisa memproduksi hormon tiroid. Apa gejalanya?

28 Februari 2018 | 09.15 WIB

Ilustrasi tiroid. Shutterstock
Perbesar
Ilustrasi tiroid. Shutterstock

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Kim Yoo-jung didiagnosa terkena penyakit hipotiroid, kondisi kelenjar tiroid tak bisa memproduksi hormon tiroid. Pada Senin 26 Februari 2018, pemeran dalam "Love in the Moonlight" itu memerlukan operasi dan karenannya dia menghentikan semua aktivitasnya di dunia hiburan demi pemulihan.

"Yoo-jung dilarikan ke rumah sakit karena kelelahan dan melemah. Ditemukan ada masalah dengan fungsi tiroidnya," kata agensi sang aktris.  "Kondisi ini tidak pada tahap dilakukannya operasi, tapi dia akan fokus untuk memulihkan kesehatannya," sambung mereka. 

Baca juga:
Legging Hitam Sobek-Sobek Syahrini Ternyata Harganya...
Dahsyatnya Kimchi : Pencernaan Sehat Hingga Panjang Umur
Pria Malas Kencan dengan 4 Tipe Wanita Ini

Berdasarkan riset IMS Health, Indonesia merupakan negara di Asia Pasifik dengan gangguan tiroid tertinggi. Gejala yang tidak terlihat jelas dan tersamar menjadi penyebab tingginya angka penderita gangguan ini.

Sebab itu, sebaiknya kita mengetahui apakah ada gejala gangguan tiroid yang kita alami. Dokter spesialis Endokrin, Dr. Roy Panusunan Sibarani, MD, menjelaskan apa saja gejala dari gangguan tiroid.

1. Gejala Hipotiroid
Hipotiroid adalah keadaan di mana kelenjar tiroid tidak cukup memproduksi hormon tiroid. Ada beberapa tanda yang terjadi, yakni: berat badan naik, gangguan haid, tidak tahan dingin, sulit buang air besar, gangguan penglihatan, nyeri sendi, kesemutan, pembesaran kelenjar tiroid, suara serak, nadi menurun, mudah lelah dan gampang mengantuk.

2. Gejala Hipertiroid
Kebalikan dari hipotiroid, hipertiroid adalah keadaan di mana kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid terlalu banyak. Ada beberapa gejala dan tanda yang bisa terjadi, yakni: mudah marah atau emosional, sulit tidur, sulit konsentrasi, tidak tahan panas, berdebar, mata melotot, nadi cepat, keringat berlebihan, gemetar, pembesaran kelenjar tiroid, gangguan menstruasi dan berat badan menurun dengan cepat.

TABLOIDBINTANG | ANTARA 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus