Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

Menikah, Niken Anjani Pakai Kebaya Emas Dipadu Songket Palembang

Niken Anjani menikah dengan Adimaz Pramono, mengenakan kebaya emas dan songket Palembang karya Didiet Maulana.

7 Juni 2020 | 06.05 WIB

Niken Anjani dan Adimaz Pramono menikah pada Sabtu, 6 Juni 2020. (Instagram/@nikenanjanii/@armanfebryan)
Perbesar
Niken Anjani dan Adimaz Pramono menikah pada Sabtu, 6 Juni 2020. (Instagram/@nikenanjanii/@armanfebryan)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Niken Anjani resmi menikah dengan Adimaz Pramono di Jakarta, pada Sabtu, 6 Juni 2020. Akad nikah berlangsung sederhana karena berlangsung di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar akibat pandemi Covid-19. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Sah,” tulis Niken Anjani yang mengunggah foto pernikahannya dengan putra pengusaha Dewi Motik itu di Instagram.

Aktris yang membintangi film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) ini tampak anggun dengan kebaya nuansa emas bertema Romansa Svarna Dwipa koleksi Swarna By Ikat Indonesia rancangan Didiet Maulana. Ia memadukannya dengan kain songket Palembang berwarna merah.  

Rambutnya disanggul modern dengan belahan di tengah, dihiasi dengan veil transparan yang dihiasi bordir pucuk rebung pada pinggirnya. Penampilannya dilengkapi dengan anting-anting silver dan cincin di kedua jarinya. 

Sementara sang suami mengenakan baju jas tertutup dengan detail payet bermotif pucuk rebung. Adimaz juga mengenakan topi khas Palembang serta kain songket yang sama dengan Niken. Layaknya pernikahan di tengah pandemi, pasangan ini juga mengenakan masker kain. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600


Desainer Didiet Maulana mengunggah beberapa foto Niken saat melakukan fitting kebaya beberapa waktu lalu. Ia mengatakan bahwa proses pembuatan kebaya ini mengobati rindunya memegang kain songket.

“Rasa syukur ketika bisa mengatur letak payetan dan kristal mana yang cocok untuk kebaya bernuansa emas ini. Proses ide bordir dan penempatannya semua dilakukan dari rumah beberapa minggu lalu. Dan memang semua bisa asal ada kemauan,” tulis Didiet.

Dia juga menceritakan proses fitting kebaya yang berlangsung agak berbeda karena harus menjaga jarak.

“Fitting pertama kami kala itu. Penuh jarak. Walau masker tak sanggup menutupi kebahagiaanmu. Nanti kita cerita tentang hari ini ya,” Didiet menuliskan di unggahan foto lainnya.

 

 

 

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus