Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Tepung adalah bahan dasar dari beraneka produk makanan yang sering dikonsumsi manusia. Tepung dapat dibuat dari berbagai macam bahan, mulai dari gandum, beras, ubi, ataupun bahan lainnya. Ubi dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis tepung seperti tepung tapioka, mocaf, dan gaplek.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Untuk membuat tepung gaplek, Anda dapat menghaluskan ubi kayu kering yang telah dipotong kecil-kecil. Prosesnya dimulai dari memotong ubi ukuran kecil, lalu di cuci dan dikeringkan di panas matahari, setelah itu ubi dihaluskan hingga menjadi tepung.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ubi yang telah berubah menjadi tepung gaplek memiliki warna putih kecoklatan serta aroma ubi yang khas. Selain dapat dimanfaatkan untuk berbagai olahan, tepung gaplek juga dapat digunakan sebagai campuran pakan ternak karena mengandung asupan gizi yang baik.
Mengutip dari Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, tepung gaplek adalah bahan pakan yang mempunyai kandungan nutrisi antara lain energi 3000 kilokalori per kilogram, protein kasar 3,3 persen, lemak kasar 5,3 persen, dan phospor 0,17 persen, dan kalsium 0,57 persen.
Tingginya kandungan karbohidrat dalam gaplek mengakibatkan tingkat degradasi di dalam rumen juga tinggi dan berlangsung cepat apabila diimbangi dengan pemberian pakan kaya sumber N. Dalam 100 gram tepung gaplek, disediakan karbohidrat sebanyak 8820 gram sehingga beberapa daerah menjadikan tepung gaplek sebagai pengganti nasi.
Nilai gizi dari tepung gaplek tidak jauh berbeda dengan beras. Namun tepung gaplek memiliki kekurangan berupa rendahnya kadar protein. Hal tersebut bisa disiasati dengan menggantinya memakai daun singkong yang juga merupakan sumber protein.
Tepung gaplek mengandung energi, karbohidrat, serat, fosfor, tembaga, seng, β-karoten, tiamina, dan riboflavin. Tepung ini bila dikonsumsi dapat mengobati beberapa masalah kulit, seperti infeksi kulit, luka, bisul, dan lainnya.
MELINDA KUSAMA NINGRUM