Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

Model Baju Lebaran 2018, Intip Anak Muda yang Gemar Padu Padan

Model fashion boleh dibilang sangat dinamis, selalu berganti setiap tahunnya. Ada baiknya Anda contoh model baju lebaran yang mengutamakan padu padan

3 Juni 2018 | 20.00 WIB

Model diatas catwalk membawakan koleksi desainer Mel Ahyar dalam Fashion Nation Twelfth Edition (FNXII) di Senayan City, Jakarta, 11 April 2018. Desainer Mel Ahyar membawakan koleksi terbarunya bertajuk Vignette yang terinspirasi dari era 80an yang membuat recaling chilhood memories. TEMPO/Nurdiansah
Perbesar
Model diatas catwalk membawakan koleksi desainer Mel Ahyar dalam Fashion Nation Twelfth Edition (FNXII) di Senayan City, Jakarta, 11 April 2018. Desainer Mel Ahyar membawakan koleksi terbarunya bertajuk Vignette yang terinspirasi dari era 80an yang membuat recaling chilhood memories. TEMPO/Nurdiansah

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Anda sudah tahu model baju lebaran yang akan Anda kenakan pada hari raya? Model fashion boleh dibilang sangat dinamis, selalu berganti setiap tahunnya. Tampil up to date dengan gaya atau mode yang paling baru menjadi keinginan wanita urban yang sangat peduli dengan gaya dan penampilan. Baca: Sekitar 72 Persen Pasangan Sukses Lewat CLBK, Apa Syaratnya?

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Semakin beragamnya gaya busana membuat orang kini kian leluasa untuk melakukan padu padan yang sesuai dengan dirinya. Terlebih untuk kaum milenial, ada berbagai cara yang dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri melalui gaya berbusana. Baik dengan busana urban sampai dengan modest fashion.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Desainer Mel Ahyar menilai kaum milenial saat ini lebih menyukai sesuatu yang praktis. Kecenderungan milenial lebih cepat bosan dengan apa yang dipakainya. Oleh karena itu, milenial akan terus menginginkan gaya baru yang dapat dilakukan melalui mix and match alias padu padan busana. Baca: Dira Sugandi Galau jadi Wedding Singer? Ini Tips Pamungkas Anggun

Menurutnya outer menjadi salah satu busana yang tengah hype saat ini, karena jenis busana tersebut bisa dipadupadankan dengan berbagai jenis pakaian. Selain itu, memakai outer juga cenderung lebih praktik dan cepat sesuai dengan karakter milenial saat ini. “Kalau bicara milenial pasti juga ngomongin praktis. Setiap hari milenial itu harus posting baju baru,” kata Mel ditemui di Plaza Indonesia.

Adapun untuk menjawab keinginan tersebut, para desainer termasuk dirinya juga memberikan beberapa gaya seperti baju atasan yang dapat dipadupadankan dengan celana ataupun kain untuk acara lebih formal. “Pasti akan banyak jubah atau outer, dan kita pun memfasilitasi hal tersebut,” katanya.

Desainer Didiet Maulana menampilkan koleksi Surya di Ramadan in Style Plaza Indonesia. Dok. Plaza Indonesia

Dengan kegemaran para milenial untuk melakukan mix and match busana termasuk busana muslim, membuat fungsi outer sangat penting. Kegemaran para milenial untuk padu padan busana, termasuk di busana muslim membuat fungsi outer sangat penting. Baca: 7 Jurus Sukses Gaet Pasangan untuk Para Jomblo

Menurut Mel Ahyar mengenakan hijab tak berbeda dengan berbusana biasa, di mana gaya busananya menjadi kunci. Ia pun menyarankan pada mereka yang suka padu padan busana, untuk memiliki outer. "Kalau suka gonta-ganti baju, aku sarankan beli baju yang bentuknya outer jadi bisa berkali-kali dipakai dengan berbagai kesempatan. Bisa juga di-matching-in sama hijabnya," kata dia.

Hal senada diungkapkan desainer Didiet Maulana. Dia mengaku mendapatkan masukan dari sejumlah klien dan rekan-rekananya bahwa kepraktisan menjadi hal utama yang mereka cari dalam memilih busana. Lebih dari itu, menurut Didiet masyarakat Indonesia juga perlu mempertimbangkan iklim sehingga harus memilih busana yang nyaman.

Menurutnya, fashion adalah solusi. Oleh karena itu, fashion harus nyaman dikenakan bukan justru menyulitkan. "Mereka ingin yang lebih praktis ketika merayakan lebaran atau acara-acara lainnya dengan top and bottom. Jadi rok panjang, palazzo bisa jadi alternatif," tuturnya. Baca: Mau Anak Anda Percaya Diri? Intip Saran Dokter Anak Ini

Sementara untuk yang berhijab, lanjutnya, dia menilai mereka juga cenderung gemar memadupadankan pakaian. “Bukan sekadar memakai busana muslim one piece seperti yang sejak dulu kita pahami,” katanya.

Melalui koleksi terbarunya, Didiet mencoba melakukan dobrakan melalui salah satu gaya busana muslim yang sempat tak terpikirkan pada tahun sebelumnya, seperti perpaduan crop jacket dengan high –waisted pants. Apalagi, dia mengakui masyarakat juga semakin pandai melakukan styling. "Zaman dulu saya enggak pernah berpikir kalau crop jacket bisa dipakai oleh teman-teman yang berhijab. Tapi sekarang dengan semakin kerennya orang styling, bisa banget," kata Didiet. "Nanti akan ada crop jacket yang dipadukan dengan high-waisted pants," kata Didiet.

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus