Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Retret Kepala Daerah: Tips Sehat & Bugar Saat Ikut Retret dan yang Harus Dilakukan

Tidak ada kata terlambat untuk menjadi bugar saat mengikuti retret kepala daerah dan mendapatkan manfaat kesehatan dari kebugaran fisik.

26 Februari 2025 | 08.18 WIB

Kepala daerah peserta retret mengikuti program senam pagi di Lapangan Lembah Tidar Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, 24 Februari 2025. Antara/Anis Efizudin
Perbesar
Kepala daerah peserta retret mengikuti program senam pagi di Lapangan Lembah Tidar Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, 24 Februari 2025. Antara/Anis Efizudin

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang menjadi tantangan fisik bagi para peserta, terutama mereka yang berusia 45 hingga 70 tahun. Dengan agenda padat yang mencakup materi kepemimpinan hingga aktivitas fisik seperti apel dan baris berbaris setiap pagi, stamina menjadi faktor krusial dalam menjalani rangkaian kegiatan ini.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Lantas, bagaimana cara menjaga stamina agar tetap bugar selama retret sepekan, terutama bagi mereka yang berusia 45 tahun ke atas? Simak beberapa tips penting berikut ini.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Dilansir dari Healthline, menjaga stamina di usia 45 tahun ke atas sangat penting untuk memastikan tubuh tetap bugar dan berfungsi optimal dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan stamina adalah dengan rutin berolahraga. The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang setiap minggu. Ini bisa berupa jalan kaki, berenang, bersepeda, atau aerobik air. Untuk mempermudah penerapan, latihan ini dapat dibagi dalam sesi 10 hingga 15 menit sebanyak dua kali sehari.

Selain olahraga aerobik, latihan kekuatan juga diperlukan untuk menjaga massa otot dan mencegah kehilangan kepadatan tulang. Beberapa latihan sederhana yang bisa dilakukan tanpa perlu pergi ke gym antara lain push-up di dinding, kontraksi perut, dan squat ringan. Latihan-latihan ini dapat membantu memperkuat otot-otot inti, meningkatkan keseimbangan, serta mencegah risiko jatuh yang sering terjadi pada usia lanjut.

Dilansir dari The Guardian, selain latihan kekuatan, fleksibilitas dan keseimbangan juga perlu diperhatikan. Latihan peregangan harian dapat meningkatkan rentang gerak dan mengurangi kekakuan sendi, sehingga mempermudah aktivitas sehari-hari seperti membungkuk atau mengangkat barang.

Beberapa gerakan peregangan yang bisa dilakukan meliputi putaran leher, peregangan punggung atas, serta gerakan rotasi pergelangan kaki. Untuk meningkatkan keseimbangan, latihan seperti berdiri dengan satu kaki atau melakukan gerakan Tai Chi bisa menjadi pilihan yang baik.

Pola makan yang sehat juga berperan besar dalam menjaga stamina di usia 45 tahun ke atas. Konsumsi makanan kaya protein, serat, serta vitamin dan mineral dapat mendukung kesehatan otot dan daya tahan tubuh. Menghindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh juga penting untuk mencegah berbagai penyakit metabolik seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Minum cukup air setiap hari juga membantu menjaga hidrasi tubuh dan mencegah kelelahan.

Selain itu, istirahat yang cukup sangat diperlukan agar tubuh memiliki waktu untuk pulih dan memperbaiki diri. Dilansir dari WebMD, tidur yang berkualitas selama 7-9 jam per malam dapat meningkatkan energi dan daya tahan tubuh.

Jika mengalami kesulitan tidur, menghindari kafein di sore hari, menciptakan lingkungan tidur yang nyaman, serta menjaga rutinitas tidur yang teratur bisa membantu memperbaiki kualitas tidur.

Terakhir, menjaga kesehatan mental juga tak kalah penting dalam meningkatkan stamina. Stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan kelelahan dan menurunkan daya tahan tubuh. Melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti membaca, meditasi, atau menghabiskan waktu bersama keluarga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Tiga Peserta Retret Kepala Daerah Dilarikan ke RS

Tiga peserta retret kepala daerah di Akademi Militer Magelang mengalami penurunan kesehatan dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tidar setelah mengikuti orientasi kepala daerah sejak Jumat, 21 Februari 2025.

"Yang dua menginap, yang satu hanya diinfus," kata Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di lokasi retret pada Ahad, 23 Februari 2025.

Dia menjenguk peserta yang dirawat di RSUD Tidar dan menyebut mereka kelelahan.

"Kondisinya baik, sepertinya kelelahan. Kesimpulan dokter terlalu lelah," ujarnya. Padatnya agenda retret kepala daerah menyebabkan beberapa peserta mengalami tekanan darah atau gula tinggi. Bima memahami jadwal mereka berat sejak pelantikan pada 20 Februari 2025. Ia menyarankan peserta yang merasa kurang sehat untuk beristirahat di tenda agar tetap fit.

Jamal Abdun Nashr turut berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan editor: Megawati Minta Kepala Daerah Kader PDIP untuk Turun ke Bawah

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus