Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Seleb

Kiky Saputri Pastikan Acara Lapor Pak! Tidak Akan Undang Saipul Jamil

Kiky Saputri menegaskan seluruh kru acara Lapor Pak! di Trans 7 tidak akan mengundang Saipul Jamil menjadi bintang tamu.

6 September 2021 | 10.58 WIB

Reaksi Andre Taulany, Wendy Cagur, Andhika saat Kiky Saputri saat bertemu dengan Adul. Karena kemiripannya, Kiky dan Adul disebut pantas jika menjadi kakak-beradik. Instagram/@Laporpak_trans7
Perbesar
Reaksi Andre Taulany, Wendy Cagur, Andhika saat Kiky Saputri saat bertemu dengan Adul. Karena kemiripannya, Kiky dan Adul disebut pantas jika menjadi kakak-beradik. Instagram/@Laporpak_trans7

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Saipul Jamil dipastikan tidak akan diundang di program televisi yang dibintangi oleh komika Kiky Saputri. Hal ini disampaikannya langsung saat ada seorang warganet di Twitter bertanya soal kabar Saipul Jamil diundang di acara Lapor Pak! di Trans 7.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

"Laporpak ga ngundang ipul kan? Plz," tulis akun @slms***. "ENGGA DONG," tulis Kiky Saputri di Twitter pada Minggu, 5 September 2021.

Rasa penasaran netizen bermula dari beredarnya foto Saipul Jamil yang menjadi bintang tamu di program televisi. Saipul Jamil menggunakan seragam petugas penjara. Dalam foto tersebut terlihat ada Wendy Cagur, Ananda Omesh, dan Surya Insomnia mengenakan seragam garis-garis hitam dan putih layaknya tahanan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kiky menegaskan bahwa program tersebut bukanlah bagian dari Lapor Pak! dan itu merupakan acara lain bernama Bercanda Tapi Santai. "Itu bukan Lapor Pak, itu BTS. Itupun tidak jadi ditayangkan. Karena keberatan dari beberapa pihak talent. Foto yang beredar berasal dari Manager yang bersangkutan saat tapping," tulisnya.

Saipul Jamil dihukum penjara dalam dua kasus berbeda. Kasus pertama adalah pencabulan dengan hukuman tiga tahun penjara pada 2016. Hukumannya diperberat di Pengadilan Tinggi menjadi lima tahun. Hukuman itu ditambah tiga tahun lagi setelah ia terbukti menyuap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara sebesar Rp 250 juta.

Sejumlah netizen masih kurang yakin dengan pernyataan Kiky Saputri. Mereka menduga keputusan itu hanya dari Kiky seorang. "Produser kami (LAPOR PAK) tidak akan mengundang," tulis Kiky ketika membalas komentar netizen lain. "Crew dan seluruh talent Lapor Pak sudah bersikap untuk tidak mengundang. Jadi tidak ada lagi 'kalau seandainya… kalau seandainya..' Karena kami memang tidak akan mengundang."

Keputusan kru dan talent Lapor Pak! disambut baik oleh netizen. Meski di bawah satu naungan stasiun televisi yang beberapa hari lalu menampilkan Saipul Jamil, netizen berharap program televisi lainnya bisa mengikuti jejak Lapor Pak.

"Seandainya program kemaren punya produser, crew dan talent yang bersikap sama seperti program lapor pak," tulis @sita***. "Aku suka nnton lapor pak, semoga bisa tetap jadi acara yang sehat," tulis @EkaD***. "Mantap, kirain yang ada Wendi nya tadi itu di acara Lapor Pak ternyata bukan.. Respect!! Acara komedi terfavorit saat ini," tulis @andr***.

Sejak Saipul Jamil bebas dari penjara, netizen beramai-ramai menandatangani petisi untuk memboikot Saipul Jamil tampil di televisi maupun YouTube. Petisi itu ditujukan kepada Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI agar melarang televisi mengundang Saipul Jamil. Hingga saat ini petisi berjudul Boikot Saipul Jamil mantan narapidana pedofilia, tampil di televisi nasional dan Youtube ini telah ditandatangani oleh lebih dari 367 ribu orang dan masih terus bertambah.

Sebelumnya, Arie Kriting juga telah menunjukkan sikapnya dengan tidak mengizinkan stasiun televisi yang menampilkan Saipul Jamil untuk menggunakan berbagai konten karyanya. "Saya tidak rela, tidak memberikan izin karya saya atau image saya untuk digunakan oleh media, baik media cetak ataupun media televisi yang memberikan ruang bagi seorang pelaku pedofil dan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur," kata Arie Kriting dalam video yang diunggahnya di Instagram pada Minggu, 5 September 2021.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus