Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Kim Jong Un Tinjau Unit Khusus Militer Korut saat Pemakzulan Yoon Suk Yeol

Kim Jong Un meninjau aktivitas pelatihan unit operasi khusus militer bertepatan ketika MK Korea Selatan mengesahkan pemakzulan Yoon Suk Yeol

5 April 2025 | 17.00 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri perayaan di Pyongyang, 8 September 2023. ANTARA/KCNA
Perbesar
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri perayaan di Pyongyang, 8 September 2023. ANTARA/KCNA

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meninjau aktivitas pelatihan unit operasi khusus militer pada Jumat, bertepatan ketika Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mengesahkan pemakzulan Yoon Suk yeol dari jabatan kepresidenannya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seperti dilansir Antara dari Korean Central News Agency (KCNA), Kim menegaskan pentingnya kapabilitas mereka dalam membina militer yang kuat. Menurut laporan KCNA, Kim menyaksikan latihan taktis umum dan lomba tembak dengan senjata ringan yang dilakukan oleh unit operasi khusus tersebut.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Kapabilitas perang aktual yang dapat menjamin kemenangan di medan perang diperkuat melalui latihan intensif dan hal itu merupakan ekspresi patriotisme dan kesetiaan yang paling jelas kepada negara ini," kata Kim, sebagaimana dikutip KCNA.

Pemimpin Korea Utara itu menyoroti pentingnya "penguatan unit operasi khusus sebagai komponen besar dalam strategis pembinaan militer", menurut laporan KCNA.

KCNA mewartakan bahwa Kim juga memberikan tugas-tugas "krusial" dalam memastikan kapabilitas unit operasi khusus dengan dasar yang "sangat maju", meski tidak memberi rincian lebih lanjut.

Tanpa menyebut nama, KCNA melaporkan bahwa wakil menteri pertahanan pertama Korut adalah salah satu dari sejumlah perwira tinggi militer yang menyambut Kim dalam kunjungan tersebut.

Foto-foto yang diterbitkan KCNA menunjukkan bahwa mantan menteri pertahanan Kang Sung-nam merupakan perwira yang mengenakan tanda pengenal wakil menteri tersebut.

Seperti dilansir Anadolu, Pyongyang tidak mengeluarkan pernyataan tentang pemecatan Yoon Suk Yeol.

Kendati demikian, penjabat Presiden Korea Selatan Han Duck-soo menyerukan postur "kesiapan kedap air" terhadap kemungkinan provokasi oleh Korea Utara usai penyingkiran Yoon.

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus