Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Berita Tempo Plus

Trang yang Menolak Bungkam

Aktivis Pham Doan Trang ditahan karena menulis laporan mengenai sengketa lahan antara penduduk dan militer Vietnam. Berjuang dengan menulis buku dan blog.

17 Oktober 2020 | 00.00 WIB

Aktivis Vietnam Pham Doan Trang, Desember 2019. Dokumentasi Pribadi
Perbesar
Aktivis Vietnam Pham Doan Trang, Desember 2019. Dokumentasi Pribadi

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Polisi menahan Pham Doan Trang, aktivis dan blogger terkenal Vietnam.

  • Trang terancam dipenjara 20 tahun karena dianggap melawan negara setelah menulis soal konflik masyarakat dan aparat.

  • Dia memperjuangkan kebebasan politik di Vietnam dengan menulis buku dan blog.

MENJELANG tengah malam pada Selasa, 6 Oktober lalu, polisi dari Badan Investigasi Kepolisian Hanoi dan Kementerian Keamanan Publik Kota Ho Chi Minh menyatroni sebuah apartemen di Jalan Cach Thang Tam di Ho Chi Minh, Vietnam. Dari kamar nomor 6 di lantai 1, mereka menciduk Pham Doan Trang, jurnalis dan blogger di negeri itu.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Iwan Kurniawan

Sarjana Filsafat dari Universitas Gadjah Mada (1998) dan Master Ilmu Komunikasi dari Universitas Paramadina (2020. Bergabung di Tempo sejak 2001. Meliput berbagai topik, termasuk politik, sains, seni, gaya hidup, dan isu internasional.

Di ranah sastra dia menjadi kurator sastra di Koran Tempo, co-founder Yayasan Mutimedia Sastra, turut menggagas Festival Sastra Bengkulu, dan kurator sejumlah buku kumpulan puisi. Puisi dan cerita pendeknya tersebar di sejumlah media dan antologi sastra.

Dia menulis buku Semiologi Roland Bhartes (2001), Isu-isu Internasional Dewasa Ini: Dari Perang, Hak Asasi Manusia, hingga Pemanasan Global (2008), dan Empat Menyemai Gambut: Praktik-praktik Revitalisasi Ekonomi di Desa Peduli Gambut (2020).

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus