Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Sungai Seine Meluap, Paris Kebanjiran

Banjir memaksa 1.500 warga di sekitar di Paris mengungsi ke tempat yang lebih aman

29 Januari 2018 | 10.43 WIB

Foto kombinasi yang menunjukkan perbandingan Sungai Seine saat normal (foto bagian atas) dan saat banjir pada 25 Januari 2018. REUTERS
Perbesar
Foto kombinasi yang menunjukkan perbandingan Sungai Seine saat normal (foto bagian atas) dan saat banjir pada 25 Januari 2018. REUTERS

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta -Ibu kota Prancis, Paris, terendam banjir setelah Sungai Seine meluap sejak Ahad lalu. Luapan air Sungai Seine telah merendam jalanan, taman-taman indah, mengurangi permintaan wisata dengan kapal sungai di Paris, bahkan memaksa museum terkenal, Louvre, tutup sementara.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seperti dilansir Reuters, Senin 29 Januari 2018, Michel Delpuech, Kepala Kepolisian Paris, mengatakan banjir ini juga membuat 1.500 warga di Wilayah Ile-de-France termasuk di Paris dan daerah sekitarnya, harus diungsikan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Permukaan air hanya akan surut secara perlahan," kata Delpuech kepada wartawan. Ia menekankan, "Setiap orang mengetahui apa harus ia kerjakan."

Hujan yang turun terus-menerus mengakibatkan banjir, terutama di Wilayah Paris. Bahkan tingginya permukaan air merendam jalan dan memaksa Museum Louvre menutup lantai bawah Departemen Seni Islam untuk publik sampai 29 Januari.

Baca juga:

Operator kereta SNCF juga menutup jalur kereta pelaju RER --yang berada di sepanjang Sungai Seine dan digunakan oleh wisatawan untuk mencapai Menara Eiffel, Notre-Dame Cathedral dan Versailles.

Dinas cuaca Prancis, Meteo France, menempatkan delapan wilayah pada siaga oranye sampai Senin sore akibat resiko banjir yang terus tinggi.

Pada Ahad pukul 15.00 waktu setempat (21.00 WIB), permukaan air Sungai Seine mencapai 5,81 meter. Permukaan air sungai tersebut dilaporkan bisa mencapai puncak, enam meter, pada Senin pagi.

"Tingkat maksimal, sedikit lebih rendah dibandingkan banjir pada Juni 2016," demikian perkiraan lembaga milik pemerintah Vigicrues.

Pada 2016, hujan lebat telah memicu banjir parah, sehingga banyak bagian wilayah Prancis Tengah terendam air dan jalan-jalan di Kota Paris kacau setelah permukaan air Sungai Seine mencapai 6,1 meter. Enam orang dilaporkan meninggal akibat banjir saat itu.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus