Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Internasional

Trump Resmikan Cabang Militer Baru, Angkatan Luar Angkasa AS

Angkatan Luar Angkasa AS adalah cabang militer terbaru Amerika Serikat sejak Angkatan Udara AS terbentuk pada 1947.

21 Desember 2019 | 18.30 WIB

Presiden Trump menandatangani Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional di depan personel di Pangkalan Gabungan Militer AS Andrews, 20 Desember 2019.[Sky News]
material-symbols:fullscreenPerbesar
Presiden Trump menandatangani Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional di depan personel di Pangkalan Gabungan Militer AS Andrews, 20 Desember 2019.[Sky News]

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Donald Trump menandatangani Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional menjadi undang-undang pada hari Jumat sekaligus meresmikan cabang militer baru, Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Ini adalah cabang militer terbaru sejak Angkatan Udara AS terbentuk pada tahun 1947.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Undang-undang menyatakan bahwa Air Force Space Command akan ditunjuk kembali sebagai Pasukan Luar Angkasa Amerika Serikat, yang akan segera terealisasi," kata Jenderal. John Raymond, komandan Komando Luar Angkasa AS dan Komando Luar Angkasa Angkatan Udara pada Jumat, dikutip dari CNN, 21 Desember 2019.

Raymond mengatakan bahwa 16.000 penerbang aktif dan warga sipil yang saat ini berada di Komando Luar Angkasa Angkatan Udara akan ditugaskan ke Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat yang baru, meskipun para pejabat menjelaskan bahwa personel tersebut tidak akan benar-benar menjadi anggota Angkatan Luar Angkasa dan akan tetap di Angkatan Udara untuk saat ini.

Seorang pejabat senior Angkatan Udara AS mengatakan bahwa sekitar 5.000 hingga 6.000 personel dari 16.000 di Komando Luar Angkasa AU akan dipindahkan ke Angkatan Luar Angkasa.

Para pejabat Angkatan Udara mengatakan bahwa jumlah personel yang dipindahkan ke Angkatan Luar Angkasa bisa mencapai 15.000 personel.

Pesawat Luar Angkasa Angkatan Udara Amerika Serikat [www.rferl.org]

Keinginan untuk menghindari penambahan birokrasi ke Departemen Pertahanan adalah salah satu alasan bahwa pejabat senior pertahanan sebelumnya menyuarakan oposisi terhadap proposal untuk menciptakan cabang militer baru yang berfokus pada luar angkasa.

Ketika Angkatan Udara akan memberikan sebagian besar dukungan kepada Angkatan Luar Angkasa, Raymond mengatakan bahwa beberapa pangkalan Angkatan Udara kemungkinan akan diganti namanya untuk mencerminkan pentingnya mereka untuk misi luar angkasa.

Dia mengatakan pangkalan-pangkalan itu dapat mencakup Pangkalan Angkatan Udara Peterson di Colorado, rumah Komando Luar Angkasa Angkatan Udara saat ini, dan Pangkalan Udara Vandenberg di California.

Memorandum Angkatan Udara yang bocor pada bulan April mengidentifikasi enam pangkalan militer yang dapat menampung Komando Luar Angkasa AS. Empat lokasi Pasukan Luar Angkasa yang diusulkan berlokasi di Colorado, dan dua lokasi lainnya berada di Alabama dan California.

Menurut Air Force Times, seragam, struktur pangkat, pelatihan dan pendidikan semua harus ditentukan, dan untuk masa yang akan datang, Angkatan Luar Angkasa akan terus diawaki oleh penerbang mengenakan seragam Angkatan Udara, serta tunduk pada sistem personel dan program kebugaran Angkatan Udara AS.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus