Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Toleransi sejatinya keterbukaan kita dalam menerima orang lain yang berbeda agama atau kepercayaan dengan kita.
Toleransi, hakikatnya, juga penerimaan kita terhadap orang lain dalam mengamalkan agama atau kepercayaannya.
Untuk menjadi toleran, seseorang yang beragama A tak perlu beribadah di tempat ibadah agama B, begitu pun sebaliknya. Seseorang yang beragama C juga tak perlu mengucap salam agama D, demikian pula sebaliknya.
“Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua. Shalom. Om Swastiastu. Namo Buddhaya. Salam kebajikan.”
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo