Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Lingkungan

Ancaman AI Generatif bagi Lingkungan

Kemajuan AI generatif menuntut konsumsi energi dan jejak karbon yang tinggi. Perlu manajemen data berkelanjutan.

26 Oktober 2023 | 00.00 WIB

Ilustrasi Generative AI. Shutterstock
Perbesar
Ilustrasi Generative AI. Shutterstock

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • AI generatif merupakan teknologi kecerdasan buatan yang mampu menciptakan konten, termasuk gambar, teks, musik, dan video.

  • Kemajuan teknologi AI ini menuntut konsumsi energi, pusat data, dan jejak karbon yang lebih banyak.

  • Satu model bahasa besar, seperti GPT-4 atau PaLM buatan Google, dapat melepaskan sekitar 300 ton CO2 ke atmosfer atau setara dengan 360 kali penerbangan London-New York.

Kecerdasan artifisial generatif (generative AI) muncul sebagai teknologi serbaguna yang mampu menciptakan konten baru dan orisinal, seperti gambar, teks, musik, serta video. Walau begitu, ada kekhawatiran teknologi ini berdampak buruk terhadap lingkungan.

Masuk untuk melanjutkan baca artikel iniBaca artikel ini secara gratis dengan masuk ke akun Tempo ID Anda.
  • Akses gratis ke artikel Freemium
  • Fitur dengarkan audio artikel
  • Fitur simpan artikel
  • Nawala harian Tempo
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus