Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Lingkungan

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Myanmar, Ini Daftar 12 Kebutuhan Kritis

WHO Asia Tenggara dalam 24 jam pertama sesudah gempa Myanmar telah mengirimkan hampir 3 ton perlengkapan kesehatan ke daerah yang terdampak utama.

3 April 2025 | 12.56 WIB

Tim penyelamat melakukan pencarian korban gempa bumi di lokasi bangunan yang runtuh di Mandalay, Myanmar, 30 Maret 2025. Reuters/Stringer
Perbesar
Tim penyelamat melakukan pencarian korban gempa bumi di lokasi bangunan yang runtuh di Mandalay, Myanmar, 30 Maret 2025. Reuters/Stringer

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 dan 6,4 mengguncang Myanmar pada hari Jumat, 28 Maret 2025. Data World Health Organization (WHO) per 1 April 2025 menyebutkan bahwa data State Administration Council (SAC) setempat melaporkan 2.056 kematian dan 3.900 cedera.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sementara itu, media massa menyebutkan angka yang meninggal setidaknya 3.034 orang, 3.517 cedera dan 498 masih dilaporkan hilang. Pemerintah Republik Indonesia sudah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi di Myanmar. Total bantuan yang diberikan Indonesia sebesar US$ 1,2 juta.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof. Tjandra Yoga Aditama, mengatakan WHO Asia Tenggara dalam 24 jam pertama sesudah gempa telah mengirimkan hampir 3 ton perlengkapan kesehatan ke daerah yang terdampak utama di kota Nay Pyi Taw dan Mandalay. Ini termasuk alat kesehatan, trauma kits, dan tenda kesehatan.

Sejauh ini WHO juga sudah memobilisasi dukungan dana sebesar US 5 juta, sementara yang dibutuhkan adalah sekitar US$ 8 juta  sampai 30 hari mendatang.

“WHO secara rutin juga mempublikasi situation report sehingga kita dapat mengikuti perkembangan dari waktu ke waktu,” ujar Tjandra dalam keterangannya, Kamis, 3 April 2024. Sejauh ini sudah tiga kali diterbitkan situation report, yaitu pada 29 Maret, 30 Maret dan 1 April. Hal ini kembali menunjukkan bagaimana kerja nyata WHO Asia Tenggara di lapangan, untuk mendukung negara-negara anggota WHO.

WHO mengidentifikasi 12 kebutuhan kritis yang dibutuhkan Myanmar di hari-hari sekarang ini, yang dapat dijadikan acuan pula untuk memberi bantuan. Ke-12 hal itu adalah manajemen penanganan korban massal, perawatan trauma dan pembedahan, peralatan transfusi darah, kantong jenazah, peralatan anastesi, obat esensial, tenda, alat pelindung diri (APD), analisis kerusakan fasilitas kesehatan, akses ke air bersih dan sanitasi, surveilans serta pencegahan dan respons letusan penyakit menular serta dukungan mental dan psikososial.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus