Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Pada 30 Desember 2016, Presiden Joko Widodo menyerahkan surat keputusan pengakuan hutan adat Ammatoa Kajang seluas 313 hektare kepada masyarakat adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Masyarakat adat Kajang dianggap sebagai penjaga hutan hujan terbaik di dunia karena hutannya tetap lebat lestari.
Masyarakat adat masih berkonflik lahan dengan perusahaan perkebunan karet PT London Sumatra.
SINAR matahari tropis menembus kanopi hutan hujan, menerangi pondok bambu di antara pepohonan hutan adat Ammatoa Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, saat pagi mulai meremang. Seorang laki-laki tua duduk bersila dengan mata terpejam, membisikkan doa-doa untuk bumi, dikelilingi sejumlah lelaki.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Artikel asli liputan ini terbit di Washington Post edisi 1 Mei 2023 di bawah judul "The world’s best rainforest guardians already live there" oleh Peter Yeung. Penerjemahan ini bagian dari kolaborasi global hutan hujan yang didukung Rainforest Journalism Fund Pulitzer Center.