Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Olahraga

Sumatera Utara, NTB, dan Papua Serahkan Bonus Atlet PON dan Peparnas 2024. Daerah Mana Berikan Nilai Terbesar?

Sepanjang pekan ini, Sumatera Utara, NTB, dan Papua sama-sama menyerahkan bonus untuk atlet peraih medali di PON dan Peparnas 2024.

28 Maret 2025 | 07.03 WIB

Logo Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Dok.ponxxi-acehsumut.id
Perbesar
Logo Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Dok.ponxxi-acehsumut.id

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Pekan Olahraga Nasional atau PON Aceh - Sumut 2024 dan Pekan Paralimpiade Nasional atau Peparnas Solo 2024 sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Namun, sejumlah daerah baru menyalurkan bonus untuk atlet peraih medali di ajang ini pada pekan ini. Tiga daerah yang mengucurkan bonusnya itu adalah Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Papua.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Simak rangkumannya:

Bonus Atlet Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menambah bonus atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 dan menyamakan jumlah bonus Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Solo 2024. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut juga menanggung pajak bonus atlet dan pelatih PON XXI Aceh-Sumut 2024 maupun Peparnas Solo 2024. "Kurang lebih nambah Rp10 miliar," ungkap Bobby usai pemberian bonus/tali asih atlet dan pelatih berprestasi PON XXI Aceh-Sumut 2024 dan Peparnas Solo 2024 di Kantor Gubernur Sumut, Selasa, 25 Maret.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Gubernur mengaku langsung menjawab aspirasi para atlet dan pelatih agar bonus atlet berprestasi, baik PON maupun Peparnas dapat ditambah dan menanggung pajak bonus. "Hari ini saya Gubernur Sumatera Utara, keputusan pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan menjadi tanggung jawab kami semua, termasuk tanggung jawab saya sebagai Gubernur Sumatera Utara hari ini," kata Bobby.

Menurutnya, prestasi yang telah diraih kontingen Sumut pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 maupun Peparnas Solo 2024 sangat membanggakan. Nilai bonus yang diberikan kepada peraih medali emas perorangan Rp 250 juta, perak Rp 125 juta, dan perunggu Rp 75 juta. Untuk peraih emas, perak, dan perunggu beregu disesuaikan dengan jumlah anggota regu dalam tim.

Semula bonus yang diberikan Pemprov Sumut kepada atlet peraih emas individu Peparnas Solo 2024 adalah Rp 150 juta, perak Rp 85 juta, dan perunggu Rp 50 juta. Untuk peraih emas, perak, dan perunggu beregu disesuaikan jumlah anggota di dalam beregu. Gubernur Sumut Bobby Nasution akhirnya memutuskan bonus mereka disamakan dengan atlet PON, yakni emas Rp 250 juta, perak Rp 125 juta, dan perunggu Rp 75 juta.

Begitu juga dengan bonus pelatih peraih medali emas mendapat sebesar Rp 100 juta, perak Rp 75 juta, dan perunggu Rp 50 juta. "Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 meraih peringkat empat nasional, dan kontingen Peparnas Solo 2024 meraih peringkat lima besar nasional," kata Bobby.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Sumut Mahfullah Pratama mengaku, bonus diterima atlet PON Aceh-Sumut disamakan dengan bonus diterima atlet Sumut berprestasi PON Papua. "Pemberian bonus tersebut merupakan salah satu kebijakan prioritas yang harus direalisasikan secepatnya," tutur dia.

Bonus Atlet NTB

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat menyerahkan bonus uang bagi atlet peraih medali di PON Aceh-Sumut 2024 dengan jumlah yang dialokasikan sebesar Rp 31 miliar. "Ini bentuk komitmen Pemprov NTB kepada atlet agar terus memperbaiki prestasi dengan investasi pembinaan yang baik," ujar Gubernur Lalu Muhamad Iqbal didampingi Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri serta Ketua KONI NTB Mori Hanafi dan Kadis Dispora Tri Budiprayitno, menurut siaran pers.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan regenerasi dan menciptakan juara baru membutuhkan pelatih dan ekosistem olahraga yang memperhatikan setiap kelemahan dan potensi yang ada. Sementara Ketua KONI NTB, Mori Hanafi mengungkapkan syukur bahwa pencairan bonus ini merupakan apresiasi cepat Pemprov dan akan menjadi motivasi bagi atlet dan pelatih untuk memperbaiki prestasi di masa depan.

Alokasi anggaran yang disiapkan untuk pemberian bonus ini mencapai Rp 31 miliar. Pemprov memberikan bonus sebesar Rp 350 juta bagi atlet yang meraih medali emas. Selain itu, untuk medali perak sebesar Rp 250 juta dan medali perunggu sebesar Rp150 juta. Tidak saja atlet, bonus juga akan diberikan kepada para pelatih.

Dalam PON XXI tahun 2024, NTB meraih 16 medali emas. Dari 54 cabang olahraga mendapatkan medali. Selain dari olahraga yang serangkai dengan PON yakni Porwanas bagi wartawan olahraga dan Peparnas bagi penyandang disabilitas.

Bonus Atlet Papua

Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong menyebutkan bonus bagi atlet berprestasi di ajang PON dan Peparnas pada 2024 telah disalurkan dengan total yang disiapkan mencapai Rp 25 miliar yang masuk dalam APBD 2025. “Penyaluran bonus ini memang memerlukan waktu karena ada beberapa persyaratan administrasi yang harus diselesaikan,” katanya seusai melakukan penyerahan secara simbolis di Gedung Negara,Kota Jayapura, Kamis, 27 Maret.

Menurut Ramses, mekanisme pemberian bonus ini langsung melalui rekening masing-masing atlet. “Besaran bonus untuk peraih medali emas perorangan di PON maupun Peparnas adalah Rp120 juta, sedangkan emas beregu Rp 60 juta,” ujarnya.

Sementara atlet peraih medali perak perorangan akan menerima Rp 80 juta dan perak beregu Rp 40 juta. Lalu untuk atlet peraih medali perunggu perorangan Rp 50 juta, dan beregu Rp 30 juta. “Sedangkan para pelatih peraih medali emas mendapatkan bonus Rp 35 juta, asisten pelatih Rp 30 juta, dan pendamping Rp 15 juta,” katanya.

Dia menambahkan, pelatih peraih medali perak Rp 30 juta, asisten pelatih Rp 25 juta, dan pendamping Rp 15 juta. “Pelatih medali perunggu Rp 25 juta, asisten pelatih Rp 20 juta, dan pendamping Rp 15 juta,” ujarnya lagi.

Dia menjelaskan meski nominal tidak sebesar edisi sebelumnya namun pihaknya berharap para atlet tetap bersyukur dan menjadikan ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi.

Sementara itu Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Papua, Jayakusuma, mengatakan apresiasinya kepada pemerintah daerah atas komitmen mereka dalam memberikan penghargaan kepada atlet-atlet berprestasi. “Kami sangat berterima kasih di mana pemerintah telah memenuhi janji sebelum Lebaran. Ini adalah bentuk penghargaan kepada para atlet yang telah berjuang membawa nama baik Papua di tingkat nasional,” katanya.

Tentang PON Aceh Sumut

Pekan Olahraga Nasional 2024  adalah penyelenggaraan ke-21, yang berlangsung dari 9 hingga 20 September 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Edisi ini menandai pertama kalinya PON diselenggarakan oleh dua provinsi sekaligus, juga menandai pertama kalinya diadakan di Aceh, dan kedua kalinya diadakan di Sumatera Utara (sebelumnya di tahun 1953). PON ini merupakan keempat kalinya diadakan di Sumatera (sebelumnya Medan 1953, Palembang 2004, Pekanbaru 2012) dan pertama kali sejak 2012.

Jawa Barat meraih gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, setelah sebelumnya juga menjadi juara di PON XIX Jawa Barat 2016 dan PON XX Papua 2021. Jabar meraih 195 medali emas, 163 perak, dan 182 perunggu. DKI Jakarta menempati posisi kedua dengan 184 medali emas, 150 perak, dan 145 perunggu. Sedangkan Jawa Timur menempati posisi ketiga dengan 146 medali emas, 136 perak, dan 143 perunggu. 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus