Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
BERAWAL dari betapa sulitnya melacak korban bencana tanah longsor di daerah terpencil, tim Spectronics Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, membuat inovasi Insects Biological Robot (I-Bot). Ini seperti asisten cybernetic organism (cyborg) berupa serangga yang dapat membantu tim penyelamat dalam operasi pencarian. Untuk tahap awal, tim Spectronics menggunakan kecoak dan kumbang sebagai obyeknya.
Ketua Tim Spectronics ITS Michael Adrian Subagio mengatakan, untuk masuk ke daerah bencana yang sempit, penggunaan kecoak dan kumbang lebih efektif ketimbang anjing pelacak. Selain membutuhkan pawang yang mengikuti pergerakannya, anjing pelacak butuh dilatih minimal satu bulan untuk dapat mendeteksi korban bencana. "Kalau pakai serangga, kita tinggal melepaskan ke lokasi bencana, lalu kita pantau sinyal yang dikirim dari jauh. Ia mampu masuk ke celah-celah sempit," ujarnya, Selasa, 2 Februari lalu.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo