Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Liga Champions

Atalanta Kalahkan Valencia 4-1, Mario Pasalic Jadi Pemain Kunci

Mayoritas warganet menuliskan kekaguman mereka atas keperkasaan tim kuda hitam, Atalanta dalam Liga Champions musim ini.

21 Februari 2020 | 13.46 WIB

Atalanta. Reuters
Perbesar
Atalanta. Reuters

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Atalanta bikin geger lini masa media sosial Twitter, kemarin. Klub berjulukan La Dea itu masuk daftar trending lantaran disebut-sebut dalam 125 ribu kicauan warganet.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Mayoritas warganet menuliskan kekaguman mereka atas keperkasaan tim kuda hitam tersebut dalam Liga Champions musim ini. Dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Atalanta mencukur Valencia dengan skor 4-1 di Stadion San Siro, dinihari kemarin.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Gelontoran empat gol Atalanta dicetak oleh pemain sayap kanan Hans Hateboer (dua gol), gelandang Remo Freuler, dan penyerang Josip Ilicic. Adapun gol balasan Valencia dibikin Denis Cheryshev.

Fan dan media Italia teramat percaya diri menyebut Atalanta sudah menginjakkan satu kakinya ke babak perempat final. Faktanya, memang berat bagi Valencia untuk mengejar kemenangan minimal 3-0 di Stadion Mestalla, 11 Maret mendatang.

Manajer Atalanta Gian Piero Gasperini menyatakan kepuasannya atas performa anak-anak didiknya. Menurut pelatih berusia 62 tahun itu, Robin Gosens cs menang mental saat melawan pasukan kelelawar Mestalla.

Buktinya, di atas kertas, Atalanta dan Valencia hampir imbang menguasai bola, yakni 52:48. Bahkan kubu tamu lebih unggul dalam jumlah serangan, 11:18. Namun Atalanta lebih efektif dalam mengancam gawang Valencia, yakni 5:4.

Meski begitu, Gasperini tak ingin timnya terlalu mabuk oleh kemenangan. Sebab, mantan pelatih Inter Milan itu sadar Valencia adalah tim yang menakutkan jika tampil di kandang sendiri, Mestalla.

Buktinya, Barcelona saja ditekuk 2-0 saat bertemu Valencia dalam laga La Liga pada 25 Januari lalu. Belum lagi kemenangan 4-1 atas klub Prancis, Lille, dalam penyisihan grup Liga Champions, awal November lalu.

Satu hal yang dikhawatirkan Gasperini adalah satu gol yang dibikin Valencia di San Siro. Ia berandai-andai jika saja barisan beknya tak ceroboh, skor 4-0 setidaknya akan semakin bikin Atalanta tenang tampil dalam laga leg kedua.

"Kami harus bermain lebih hati-hati di Mestalla, awal Maret nanti. Kami harus tampil sama baiknya dan sama kuatnya seperti hari ini," kata mantan Manajer Palermo itu.

Untuk itu, Gasperini akan menjaga mental para pemainnya tetap di atas hingga laga putaran kedua nanti. Ia ingin menyuntikkan semangat bahwa Atalanta, tim kuda hitam musim ini, sangat layak tampil dalam babak perempat final Liga Champions.

Selain kecerobohan di garis pertahanan, Gasperini mengantongi kesalahan di lini serang. Menurut dia, Ilicic dan kolega belum menunjukkan pola serangan menusuk tajam. "Kami akan menganalisis lagi kekurangan kami dan segera memperbaikinya," kata dia.

Salah satu pemain Atalanta yang tampil mencolok adalah gelandang Mario Pasalic. Pemain berusia 25 tahun itu menjadi kartu AS kemenangan Si Dewi—julukan Atalanta—setelah menyumbang dua umpan.

Pasalic, yang merupakan gelandang serba bisa, sengaja dipasang sebagai gelandang serang di belakang duet penyerang Ilicic dan Papu Gomez.

Sejatinya, bukan kali ini saja Pasalic bermain bagus untuk Atalanta. Dalam kompetisi Seri A pun pemain berkebangsaan Kroasia itu tampil apik dengan catatan lima gol dan tiga assist dalam 22 kali penampilan musim ini.

Menariknya, Pasalic bukan pemain asli Atalanta. Statusnya di Bergamo masih sebagai pemain pinjaman dari Chelsea sejak 2018. Sesuai dengan kontrak, masa kerja Pasalic akan habis pada Juni nanti.

Kabarnya, Atalanta enggan memulangkan Pasalic ke Stamford Bridge. Sejumlah media Italia menyebutkan bahwa petinggi klub akan berusaha melobi The Blues untuk membeli Pasalic dalam bursa musim panas nanti.

Kemungkinan besar Chelsea bersedia melepas Pasalic. Sebab, Si Biru tidak memasukkan nama pemain lulusan akademi Hajduk Split itu dalam rencana besar mereka.

Buktinya, sejak dibeli dari Split pada 2012, Pasalic belum pernah sekali pun tampil untuk Chelsea. Pasalic selalu dipinjamkan ke sejumlah klub, seperti AS Monaco, AC Milan, hingga Spartak Moscow. Sesuai dengan harga pasar, transfer Pasalic diprediksi berada di angka 15 juta euro atau sekitar Rp 228 miliar.

Semoga saja kabar transfer tersebut bisa membuat Pasalic semakin fokus tampil menawan bersama Atalanta. Termasuk dalam laga leg kedua melawan Valencia nanti.

SKY SPORTS | FOOTBALL ITALIA | GOAL | INDRA WIJAYA

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus