Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sepakbola

Pengamat Nilai Nova Arianto Tepat Terapkan Strategi Bertahan saat Timnas U-17 Indonesia Kalahkan Korea Selatan

Pengamat sepak bola Tanah Air Mohammad Kusnaeni memaparkan analisisnya soal kunci kemenangan timnas U-17 Indonesia melawan Korea Selatan 1-0.

5 April 2025 | 15.47 WIB

Laga Timnas U-17 Indonesia vs Korea Selatan di Piala Asia U-17. Twitter @TImnasIndonesia.
Perbesar
Laga Timnas U-17 Indonesia vs Korea Selatan di Piala Asia U-17. Twitter @TImnasIndonesia.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat sepak bola Tanah Air Mohammad Kusnaeni menilai kunci kemenangan timnas U-17 Indonesia melawan Korea Selatan dengan skor 1-0 karena disiplin menjalankan rencana strategi pertandingan dan mental bertanding yang positif. Hasil itu membuat skuad Garuda memetik tiga poin di laga pertama Grup C Piala Asia U-17 2025, Jumat, 4 April 2025.

Selain itu, Korea Selatan U-17 juga membuang-buang sejumlah peluang yang dimiliki. “Mungkin benar, Indonesia U-17 diuntungkan banyaknya peluang lawan yang tersia-sia, setidaknya ada tiga peluang Korea Selatan U-17 yang mengenai tiang atau mistar gawang,” kata Kusnaeni kepaa Tempo, Sabtu, 5 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pengamat yang akrab disapa Bung Kus itu menuturkan secara permainan, Korea Selatan terlihat lebih matang merujuk kerja sama tim yang rapi, skill individu pemain yang bagus, dan taktik permainan yang cukup baik. “Indonesia dianggap bermain cenderung bertahan dengan defend-counter itu memang benar dan itu sangat wajar karena yang dihadapi adalah Korea Selatan U-17 yang lebih diunggulkan dan termasuk langganan Piala Dunia U-17 dari Asia,” tuturnya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Menurut dia, pelatih Nova Arianto telah menyiapkan rencana strategi permainan untuk timnas U-17 Indonesia dengan matang, membuat para pemain mampu mempersulit lawan. “Justru strategi defend-counter itu memang sengaja diterapkan coach Nova untuk meredam kekuatan dan mengimbangi permainan lawan,” kata Bung Kus.

Dalam sepak bola, kata dia, apapun strateginya pada akhirnya masyarakat akan melihat hasil akhirnya. Kemenangan 1-0 atas Korea Selatan U-17, menurut dia, membuktikan bahwa pilihan rencana strategi pertandingan yang dibuat Nova sudah tepat. “Setiap lawan tentu harus dihadapi dengan caranya sendiri. Taktik defend-counter cukup efektif lawan Korea Selatan. Tapi laga berikutnya lawan Yaman dan Afganistan tentunya akan disikapi berbeda pula oleh coach Nova,” tuturnya.

Kemenangan bersejarah melawan Korea Selatan itu, kata dia, membuktikan sepak bola Indonesia sesungguhnya memiliki potensi bibit pemain yang hebat. Tetapi, ia melanjutkan, belum sepenuhnya mampu mengembangkan potensi pemain ketika mulai beranjak ke level senior. “Untuk pertama kalinya, di ajang resmi internasional, tim Indonesia U-17 mampu mengalahkan Korea Selatan U-17. Saya optimistis timnas U-17 Indonesia punya peluang lolos dari fase grup. Kuncinya bagaimana pelatih menyiapkan game plan yang tepat untuk lawan-lawan selanjutnya,” tuturnya.

Indonesia menang atas Korea Selatan lewat gol tunggal Evandra Florasta pada tambahan waktu babak kedua pertandingan. Ia menjadi eksekutor tendangan penalti pada menit ke-90+1. Saat itu, bola sepakannya dari titik putih sempat berhasil ditepis kiper Park Dohun, tetapi dia mampu menyepak bola tepisan itu ke arah atas gawang yang akhirnya berbuah gol.

Gol itu menjadi penentu kemenangan bagi Indonesia yang berjuang menghadapi gempuran serangan para pemain Korea Selatan sepanjang pertandingan. Taeguk Warriors mendominasi penguasaan bola dan berhasil menciptakan banyak peluang gol, tetapi tak mampu mencetak satu pun gol.

Kemenangan atas Korea Selatan membuat Indonesia meraih tiga poin yang membuat tim asuhan Nova Arianto menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup C, di bawah Yaman yang menang 2-0 atas Afganistan.  

Timnas U-17 Indonesia akan menjalani laga berikutnya di Piala Asia U-17 2025 melawan Yaman pada Senin, 7 April 2025. Sementara, Korea Selatan menghadapi Afganistan di laga kedua. Untuk pertandingan terakhir, dua partai akan dimainkan bersamaan pada 10 April 2025, yakni Korea Selatan vs Yaman dan Afganistan vs Indonesia.

Pilihan Editor: Jadwal Timnas U-17 Indonesia di Piala Asia U-17 2025, Hadapi Yaman pada Laga Kedua pada Senin Malam

Bagus Pribadi

Bergabung dengan Tempo pada September 2023. Kini menulis untuk desk Jeda yang mencakup olahraga dan seni.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus