Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sepakbola

Profil Adriana Lima, Model Yang Jadi Duta Piala Dunia Wanita 2023

FIFA telah menunjuk Model Adriana Lima sebagai Duta Piala Dunia Wanita 2023. Simak profilnya berikut.

23 Juni 2023 | 09.34 WIB

Image of Tempo
Perbesar
Model Adriana Lima berpose saat tiba pada screening film Loveless dalam acara Festival Film Cannes ke-70, Prancis, 18 Mei 2017. REUTERS/Jean-Paul Pelissier

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta -Model asal Brasil, Adriana Lima resmi ditunjuk FIFA sebagai duta Piala Dunia Wanita 2023. Meskipun diiringi kecaman dari beberapa pihak, namun FIFA akan tetap pada keputusannya. Siapakah Adriana Lima tersebut? 

Melansir dari laman nationaltoday.com, Adriana Lima lahir di Brasil, 12 Juni 1981. Dia terkenal sebagai Aktris dan Model pakaian dalam Victoria's Secret Angel dan sebagai juru bicara kosmetik Maybelline sejak 2003. 

Wanita kelahiran Salvador, Bahia, Brasil ini dikenal juga sebagai  multi-ras. Lima memiliki darah keturunan dari Portugis, Brasil, Afrika, Jepang, Swiss, dan India Barat. Orangtuanya adalah Nelson Torres dan Maria das Gracas Lima. Ayahnya adalah seorang tukang kayu, sedangkan ibunya adalah seorang pekerja sosial. Setelah ayahnya meninggalkan keluarga ketika dia berusia enam bulan, dia dibesarkan oleh ibunya di lingkungan Castelo Branco di Salvador.

Karier modeling Lima dimulai sejak remaja. Saat itu ia mengantar temannya mengikuti kontes model. Namun rupanya Lima menarik perhatian para juri. Ia kemudian menjadi kandidat pemenang dengan karir yang menanjak. Ketika berusia 15 tahun, dia menempati posisi pertama dalam pencarian model Ford 'Supermodel of Brazil'. Pada 1997, dia pindah ke New York City dan menandatangani kontrak dengan Elite Model Management. 

Pada tahun yang sama, ia melakukan debut modellingnya di acara Pekan Mode New York Anna Sui. Sejak saat itu, Lima telah menjadi catwalk model bagi banyak desainer mulai dari Fendi hingga Vera Wang, Christian Dior, Miu Miu, dan banyak lagi. Pada 1998, dia berada di sampul majalah pertamanya untuk "Marie Claire Brazil", menjadi Victoria's Secret Angel pada 1999, dan pada 2000, dia tampil di sampul majalah Vogue untuk pertama kalinya. 

Selain menjadi model runway atau catwalk model dan menjadi gadis sampul untuk beragam majalah fashion seperti "GQ", "ELLE", "Harper's Bazaar", dan "Garasi", Lima melakukan debut aktingnya di "The Follow" (2001). Pada 2003, ia menjadi model juru bicara Maybelline, posisi yang dipegangnya hingga tahun 2009. Pada 2006, Lima menduduki peringkat sebagai model dengan bayaran tertinggi kelima, dan posisi ini naik ke nomor empat antara tahun 2007 dan 2008. 

Pada 2008 ia tampil di film “Ugly Betty” dan pada 2012, Lima membintangi dua iklan Super Bowl dalam satu pertandingan di Super Bowl XLVI, menjadikannya satu-satunya selebritas yang mencapai hal itu. Beberapa pertunjukan runway, duta merek, dan iklan kemudian, Lima menjadi wanita hamil pertama yang ditampilkan dalam kalender "Pirelli". Pada 2014, ia menduduki peringkat sebagai supermodel bayaran tertinggi kedua oleh "Forbes". 

Lima kembali ke perannya sebagai juru bicara Maybelline pada 2014 dan pada 2015, ia menjadi model kacamata "Vogue". Pada November 2018, Lima tampil di Victoria's Secret Fashion Show untuk terakhir kalinya setelah 18 catwalk untuk merek tersebut. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi pembawa acara dan produser eksekutif "Bintang Kecantikan Amerika", yang ditayangkan pada September 2017. 

Penunjukan Lima Sebagai Duta 

Mengutip dari Tempo, Mantan anggota Dewan FIFA Moya Dodd mengecam penunjukan supermodel asal Brasil, Adriana Lima, oleh FIFA sebagai duta Piala Dunia Wanita 2023. Dodd mengatakan penunjukan itu membingungkan dan mengirimkan pesan yang salah kepada para pemain dan penggemar.

Dalam pernyataan yang dilansir pada Senin lalu, FIFA menyebutkan bahwa Lima akan bertugas mengembangkan, mempromosikan, dan berpartisipasi dalam beberapa prakarsa global dalam perannya sebagai duta penggemar global pertama FIFA.

Dodd, mantan pemain timnas sepak bola putri Australia, mengatakan penunjukan Lima kurang dari lima bulan sebelum turnamen adalah “tuli nada”. Dodd bertugas di komite untuk upaya Australia dan Selandia Baru menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2023.

"Pada awalnya, citra publik model tampak aneh untuk sebuah organisasi yang mengatakan ingin memberdayakan anak perempuan dan perempuan," tulis Dodd, salah seorang perempuan pertama yang bertugas di FIFA, dalam sebuah unggahan di LinkedIn pada Rabu, 1 Maret 2023. 

Pilihan Editor: Kisah Piala Dunia Wanita, Diadakan untuk Wujudkan Kesetaraan Gender dalam Olahraga

 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus