Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Tim sepak bola putri DKI Jakarta berhasil memanfaatkan peluang dari bola-bola mati ketika menang tipis 1-0 atas Bangka Belitung dalam pertandingan Pekan Olahraga Nasional XX atau PON Papua di Stadion Katapal, Merauke, Minggu.
Manajer tim sepak bola putri DKI Jakarta Uden Kusuma Wijaya mengatakan usai laga bahwa para pemain menuruti instruksi pelatih dalam membaca permainan lawan saat awal pertandingan.
"Memang di awal pertandingan ini masih membaca lawan seperti apa, namun kami memanfaatkan bola mati. Saya lihat di tengah hampir berimbang tapi kita punya perkiraan memanfaatkan bola mati dan itu terjadi. Kami perbanyak mereka di kotak penalti saat bola mati," kata Uden Kusuma Wijaya.
Uden menambahkan pemain-pemain DKI Jakarta juga mampu mengantisipasi dengan baik pergerakan pemain Bangka Belitung yang dimotori oleh tiga pemain timnas; Ade Mustika Oktafiani, Vivi Oktavia Riski dan Firanda.
Dia menyebut kemenangan itu modal berharga bagi tim sepak bola putri DKI Jakarta dalam ambisinya menembus babak sepak bola putri PON Papua selanjutnya.
"Sementara kami puas karena memang di awal ini penentuan dalam arti memberikan efek psikologis kepada anak-anak untuk tidak demam panggung," kata Uden.
Gol kemenangan DKI Jakarta atas Bangka Belitung diciptakan oleh Carla Bio Pattinasarany pada menit 83.
Cucu legenda sepak bola Indonesia Ronny Pattinasarany itu berhasil memanfaatkan kemelut di kotak penalti Bangka Belitung menyusul sebuah sepak pojok.
Tim Putri DKI Jakarta akan melanjutkan langkahnya pada babak penyisihan Grup B sepak bola PON Papua dengan melawan Kalimantan Tengah pada 6 Oktober 2021.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini