Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Liga Lainnya

Timnas Indonesia U-23 Vs Uzbekistan, Butuh Gol

Laga melawan Uzbekistan malam nanti akan menjadi kesempatan terakhir Timnas Indonesia U-23 bahwa mereka bisa mencetak gol, tak hanya bermain oper bola

3 Mei 2018 | 06.53 WIB

Pemain timnas U-23 Korea Utara, O Chol Hyok berebut bola dengan pemain timnas U-23 Indonesia, Osvaldo Haay dalam pertandingan PSSI Anniversary Cup di stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, 30 April 2018. Di pertandingan terakhir, skuad asuhan Luis Milla ini akan berhadapan dengan Uzbekistan pada Kamis (3/5) mendatang. TEMPO/Fakhri Hermansyah
Perbesar
Pemain timnas U-23 Korea Utara, O Chol Hyok berebut bola dengan pemain timnas U-23 Indonesia, Osvaldo Haay dalam pertandingan PSSI Anniversary Cup di stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, 30 April 2018. Di pertandingan terakhir, skuad asuhan Luis Milla ini akan berhadapan dengan Uzbekistan pada Kamis (3/5) mendatang. TEMPO/Fakhri Hermansyah

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Uzbekistan pada laga terakhir PSSI Anniversary Cup 2018 di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis 3 Mei 2018. Dalam dua laga terakhir skuad asuhan Luis Milla gagal meraih kemenangan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Tak hanya gagal meraih kemenangan, Febri Haryadi cs juga masih belum bisa mencetak gol dari dua laga tersebut. Milla menekankan bahwa Timnas Indonesia U-23 sebenarnya sudah bermain cukup baik pada laga melawan Korea Utara Senin kemarin. Timnas Indonesia U-23 memiliki sejumlah peluang matang, namun masih gagal berbuah gol. Dua ujung tombak, Illija Spasojevic dan Lerby Aliandri, masih belum dapat menunjukan taringnya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Kami sebenarnya punya kesempatan menang terutama lewat serangan balik namun pertahanan Korea Utara memang kuat. Saat ini kami akui bahwa penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah Timnas U-23. Mudah-mudahan di laga selanjutnya kami bisa mengatasi kesulitan ini serta mencetak gol dan menang," kata Luis Milla.

Seretnya produktivitas gol Timnas Indonesia U-23 sebenarnya bukan masalah baru. Sejak pertama kali menangani skuad Garuda, Milla masih belum dapat menemukan ramuan terbaik lini depan timnya. Hal itu tak lepas dari skema permainan Milla yang lebih banyak mengandalkan serangan dari sisi sayap.
Apalagi Febri dan Saddil Ramdani tampaknya diberi kebebasan untuk mengeksekusi sendiri peluang yang mereka dapatkan. Alhasil kerja sama kedua sayap tersebut dengan satu penyerang tunggal yang biasa dimainkan Milla kurang padu dan tak membuahkan hasil.

Menghadapi Uzbekistan, Timnas Indonesia U-23 harus tampil all out untuk menciptakan gol. Bukan hanya karena mereka tak lagi berpeluang menjadi juara, namun laga ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Milla untuk membuktikan bahwa Skuad Garuda bisa menukik tajam dan mencengkramkan kakinya ke tubuh musuh.

Milla mungkin harus sedikit bereksprimen dengan memainkan dua penyerang di lini depan, keluar dari pola satu penyerang yang biasa dia mainkan. Tujuannya tentu saja adalah untuk memaksimalkan kerja keras para pemain sayap Timnas Indonesia U-23 yang penuh determinasi.

Laga PSSI Anniversary Cup 2018 antara Timnas Indonesia U-23 kontra Uzbekistan akan berlangsung pada Kamis malam pukul 19.30 WIB dan disiarkan langsung oleh RCTI.

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus